Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Danantara: Demutualisasi BEI Jadi Senjata Baru Dongkrak Kredibilitas Pasar Modal

📅 Rabu, 04 Feb 2026, 18:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Danantara: Demutualisasi BEI Jadi Senjata Baru Dongkrak Kredibilitas Pasar Modal Doc: ANTARA FOTO/ Hafidz Mubarak
Ket. Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) dipandang sebagai langkah struktural untuk memperkuat tata kelola dan daya saing pasar modal nasional.

Dengan memisahkan fungsi kepemilikan dan operasional, BEI diarahkan menjadi entitas yang lebih profesional, transparan, dan berorientasi kinerja, sekaligus membuka ruang bagi partisipasi investor strategis.

Transformasi ini diharapkan mampu mempercepat pendalaman pasar, meningkatkan kualitas layanan, serta mendorong inovasi produk.

Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada kerangka regulasi yang solid dan pengawasan yang ketat, agar kepentingan publik tetap terjaga di tengah orientasi komersial bursa.

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Sjahrir mengatakan demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) diperlukan untuk memperkuat kredibilitas, permodalan, dan daya saing pasar modal nasional di tengah meningkatnya volatilitas global.

Pandu menjelaskan demutualisasi merupakan perubahan model bursa dari kepemilikan anggota dan nirlaba menjadi perusahaan yang dimiliki pemegang saham dan berorientasi profit, sehingga tata kelola dan akuntabilitas dapat diperkuat.

“Demutualisasi, menurut pandangan kami, adalah model bursa modern untuk membangun kredibilitas, permodalan, dan daya saing,” kata Pandu dalam paparannya pada Indonesia Economic Summit 2026 di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, perubahan model tersebut akan memperjelas garis tanggung jawab dan hak pengambilan keputusan, memperkuat pelaporan dan keterbukaan, serta meningkatkan integritas pasar.

Pandu mengatakan demutualisasi juga membuka ruang penghimpunan dana melalui private placement atau penempatan terbatas maupun mekanisme lainnya, mempercepat pengambilan keputusan untuk aksi korporasi, serta menarik investor institusi, asing, dan strategis.

“Demutualisasi menghadirkan investor institusi, investor asing, dan investor strategis, serta mengurangi dominasi oleh satu kelompok pemangku kepentingan tertentu,” ujar dia.

Ia menilai penguatan tata kelola bursa menjadi penting mengingat pasar modal Indonesia saat ini didominasi investor ritel dengan jumlah lebih dari 21 juta orang, sementara peran investor institusi masih perlu diperkuat.

Selain itu, Pandu menyebut rasio kapitalisasi pasar terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia masih sekitar 0,6 kali, lebih rendah dibandingkan sejumlah bursa global yang rata-rata berada di kisaran dua hingga tiga kali PDB.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa praktik demutualisasi bukanlah hal yang baru dan telah diterapkan di berbagai bursa dunia, seperti Bursa Efek Australia pada 1998 dan Bursa Efek Nasional India sejak 1992.

Pandu menambahkan Danantara mengapresiasi dukungan regulator dan parlemen terhadap inisiatif tersebut serta berharap proses regulasi dapat berjalan dan mendorong penguatan pasar pada paruh kedua tahun ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Tarif Transjabodetabek akan...

Mayoritas Nusantara Bakal Diguyur Hujan Ringan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Mayoritas Nusantara Bakal D...
Olahraga
Sprint Race MotoGP Hungaria...

Indonesia – Malaysia Bentrok, Duel Bakal Sengit

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia – Malaysia Bent...
Olahraga
Pole Position Balapan F1 Mo...
Daerah
Ponpes Al Falah Kediri Siap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

KA Siliwangi Dihentikan Mendadak Usai Gempa Cianjur Magnitudo 3,5

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.