Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

ODGJ Bunuh Orang di Kebumen, Sudah Saatnya Pemerintah Mengkondisikan Orang Gila

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 21:09 WIB | Oleh: Tim Penulis
ODGJ Bunuh Orang di Kebumen, Sudah Saatnya Pemerintah Mengkondisikan Orang Gila Doc: Istimewa
Ket. Proses pengamanan ODGJ di Kebumen

Kebumen – Polres Kebumen menyelidiki kasus meninggalnya seorang personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) saat mengevakuasi orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kecamatan Alian. Insiden yang terjadi pada Senin, 2 Februari 2026, tersebut menarik perhatian publik setelah korban mengalami luka serius dalam proses evakuasi.

Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menegaskan pihaknya sedang melakukan penyelidikan mendalam. “Saat ini Polres Kebumen sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait kejadian ini,” ujarnya pada Selasa (3/2/2026).

ODGJ Bunuh Orang di Kebumen

Kejadian berawal sekitar pukul 14.00 WIB di Dukuh Krajan, Desa Krakal, Kecamatan Alian. Korban, berinisial MF, adalah personel Satpol PP Kebumen. Saat itu, ia tergabung dalam tim gabungan yang terdiri dari unsur Satpol PP, TNI, tenaga kesehatan Puskesmas Alian, serta perangkat desa, untuk mengevakuasi seorang ODGJ bernama Ruwadi.

Menurut Kepala Satpol PP Kebumen, Ira Puspitasari, Ruwadi awalnya mengunci diri di dalam rumah. Petugas terpaksa membuka paksa pintu untuk memulai evakuasi. Namun, begitu pintu terbuka, Ruwadi keluar sambil membawa sejumlah senjata tajam dan tumpul, termasuk sabit, pisau daging, dan linggis.

Petugas berupaya melucuti senjata, namun Ruwadi justru semakin agresif. “Pelaku justru menjadi semakin agresif dan mengejar beberapa petugas di lokasi,” jelas Ira.

Dalam kondisi kacau itu, MF yang berada di jarak dekat dengan pelaku menjadi korban serangan. Ia mengalami luka bacok serius di bagian leher sebelah kiri. Seorang anggota TNI dari Koramil setempat juga dilaporkan terluka dalam insiden tersebut.

MF sempat mendapat pertolongan pertama di Puskesmas Alian sebelum dilarikan ke Rumah Sakit dr. Soedirman (RSDS) Kebumen. Sayangnya, nyawanya tidak tertolong dan ia dinyatakan meninggal dunia sekitar 30 menit setelah penanganan medis.

Tim Inafis Satreskrim Polres Kebumen telah melakukan olah TKP. Mereka menemukan bercak darah di lokasi dan mengamankan barang bukti berupa satu sabit, satu pisau daging, dan satu linggis.

Kasat Reskrim Polres Kebumen, AKP Dwi Atma Yofi Wirabrata, menyatakan kasus ini ditangani oleh Unit Reskrim Polsek Alian bersama Unit Pidum Satreskrim sesuai SOP. “Penyelidikan masih berjalan untuk mendalami unsur peristiwa, termasuk rangkaian tindakan saat evakuasi serta penanganan terhadap terduga pelaku,” ujarnya.

Jenazah MF telah diserahkan kepada keluarga dan dimakamkan di Kebumen. Insiden ini menyisakan duka mendalam bagi jajaran Satpol PP setempat.

Pihak berwenang masih mendalami penanganan lanjutan terhadap Ruwadi, yang diduga merupakan ODGJ dan saat ini telah diamankan.

Orang Gila Sering Membahayakan, Pemerintah Wajib Mengkondisikan

Kasus ini menyadarkan kita bahwa keberadaan ODGJ atau yang bisa disebut sebagai orang gila memang meresahkan didalam masyarakat. Pemerintah sudah saatnya ambil tindakan tegas, amankan orang-orang dengan gangguan jiwa tersebut ke Rumah Sakit Jiwa agar mendapat penanganan, karena bukan hanya meresahkan atau bahkan membahayakan namun juga demi kebaikan ODGJ itu sendiri. 

ODGJ jika ditangani dengan benar masih ada kemungkinan untuk pulih, namun sepertinya pemerintah kita belum terlalu maksimal dalam penanganan, sehingga masih sering kita dengar kabar ODGJ yang meresahkan masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...

Harga Cabai Rawit Rp105.300/Kg, Telur Ayam Rp29.700/Kg

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp105.300...
Megapolitan
Hingga Awal 2027, Stok Pupu...
Ekonomi
Mentrans Tawarkan Kolaboras...
Advertisement
Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

Presiden Prabowo Subianto dan Fadli Zon Bahas Percepatan Revitalisasi Museum dan Keraton.

13 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.