Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Banjir Bandang di Jember, Satu Orang Dikabarkan Hanyut

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 07:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Bandang di Jember, Satu Orang Dikabarkan Hanyut Doc: ANTARA
Ket. TRC BPBD Jember bergerak cepat menangangi banjir bandang yang menerjang Desa Pakis, Kecamatan Panti, Kabupaten Jember, Senin (2/2/2026) malam.

JEMBER – Satu orang dikabarkan hanyut terseret banjir bandang yang menerjang dua kecamatan yakni Kecamatan Panti dan Rambipuji di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin (2/2) malam.

"Satu korban bernama Pak Wahid yang juga mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Pakis terseret derasnya arus banjir bandang dan puluhan rumah terdampak," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember Edi Budi Susilo di kabupaten setempat, Selasa (03/2). 

Menurutnya, hujan deras dengan intensitas sedang terjadi di daerah hulu Sungai Badean dan sekitar wilayah Desa Pakis, Kecamatan Panti pada Senin (2/2) pukul 14.00 WIB hingga menyebabkan kenaikan debit air sungai berwarna coklat dan berlumpur. 

"Pukul 19.40 WIB, banjir bandang dengan arus cukup deras membawa material lumpur, potongan bambu dan kayu meluap ke pemukiman, menggerus dapur rumah warga di bantaran sungai dan menghanyutkan salah satu warga di Desa Pakis," tuturnya. 

Ia mengatakan rumah yang terdampak banjir bandang di Desa Pakis, Kecamatan Panti sebanyak 30 rumah dengan ketinggian lumpur sekitar 20 sentimeter (cm) dan sebagian rumah warga, dapurnya ambruk diterjang banjir bandang.

"Puluhan warga sempat mengungsi di salah satu rumah Pak Her di Desa Pakis, dan keluarga korban yang terseret arus banjir bandang juga mengungsi di rumah saudaranya," katanya.

Banjir bandang juga menerjang Dusun Tembelang di Desa Pecoro, Kecamatan Rambipuji yang menyebabkan dua rumah terendam banjir berlumpur dengan ketinggian sekitar 40 cm dan barongan bambu roboh melintang di aliran sungai. 

"Hari ini dilakukan gotong royong pembersihan rumah warga dan akses jalan yang terendam lumpur agar bisa dilalui oleh masyarakat, serta BPBD Jember meminta Dinas Sosial memberikan bantuan dan membuka dapur umum, serta Dinkes memberikan layanan kesehatan untuk warga terdampak banjir bandang," ujarnya. 

Edi menjelaskan Tim SAR gabungan akan melanjutkan pencarian korban hanyut yang terseret banjir bandang dan berharap korban segera ditemukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Dinamika Atmosfer Picu Banj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.