Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Alokasi Dana Desa Turun, Cianjur Andalkan Koperasi Merah Putih Genjot Ekonomi Desa

📅 Selasa, 03 Feb 2026, 03:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Alokasi Dana Desa Turun, Cianjur Andalkan Koperasi Merah Putih Genjot Ekonomi Desa Doc: Antara
Ket. Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Cianjur - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mendorong pemerintah desa mengoptimalkan potensi ekonomi desa melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, seiring menurunnya alokasi Dana Desa tahun 2026.

Kepala Bidang Bina Administrasi Pemerintahan Desa DPMD Cianjur, Dendi Reynaldi di Cianjur, Senin (2/2), mengatakan besaran dana desa reguler yang diterima masing-masing desa tidak sama, tergantung formula perhitungan yang ditetapkan pemerintah pusat.

"Menyusutnya DD yang diterima desa karena berjalannya program strategis nasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) yang berdampak pada skema pembagian anggaran ke desa-desa termasuk di Cianjur," katanya.

Dia menjelaskan paling besar DD yang diterima desa sekitar Rp518 juta dan paling kecil Rp240 juta, sedangkan rata-rata setiap desa menerima sekitar Rp370 juta, dimana dana tersebut sudah didistribusikan.

Sehingga sebagian besar desa, saat ini sedang melakukan penetapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) sebagai dasar pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat sepanjang tahun anggaran berjalan.

Sedangkan pencairan dana desa dilakukan dalam dua tahap dengan proporsi yang berbeda menyesuaikan status kemandirian desa seperti desa berstatus mandiri pencairan tahap pertama 60 persen dan tahap kedua 40 persen.

"Sedangkan desa yang belum mandiri tahap awal pencairan-nya 40 persen dan tahap berikutnya 60 persen," katanya.

Pihaknya menilai berkurangnya alokasi Dana Desa menjadi tantangan bagi pemerintah desa dalam memenuhi kebutuhan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, sehingga pihaknya mendorong desa agar tidak hanya bergantung pada dana transfer pusat.

Penyusutan dana desa menjadi tantangan, sehingga esa harus mulai memperkuat Pendapatan Asli Desa (PADes), dengan memaksimalkan keberadaan gerai usaha yang dikelola DMP yang berpotensi menjadi sumber pemasukan baru desa," katanya.

"Desa dapat memaksimalkan gerai yang ada di KDMP sebagai PADes, sehingga ke depan desa dapat mandiri dan tidak lagi bergantung pada dana transfer dari pusat untuk menjalankan berbagai program," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.