Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Banjir Tak Kunjung Surut, Warga Pantura Subang Mengungsi di Kolong Jembatan

📅 Sabtu, 31 Jan 2026, 12:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Banjir Tak Kunjung Surut, Warga Pantura Subang Mengungsi di Kolong Jembatan Doc: Pemkab Subang
Ket. Warga terdampak banjir di wilayah Pamanukan, Subang, mengungsi di kolong jembatan layang.

SUBANG - Ratusan warga terdampak banjir di wilayah Pantura Kabupaten Subang, Jawa Barat, mengungsi di kolong jembatan layang Pamanukan, karena banjir masih merendam rumah mereka.

"Sudah berhari-hari banjir belum surut. Jadi harus mengungsi," kata Didi, salah seorang warga terdampak banjir di wilayah Pamanukan, Subang, Sabtu (31/1).

Ia bersama keluarga dan tetangganya memilih untuk mengungsi di area kolong jembatan, karena lokasinya tidak terlalu jauh dari rumah, sehingga mudah untuk mengevakuasi barang-barang yang masih ada di rumah.

Area di kolong jembatan, kata dia, selalu menjadi tempat pengungsian warga terdampak banjir setiap kali terjadi banjir.

Ditanya mengenai tempat pengungsian yang disediakan pemerintah, diakuinya pemerintah daerah (pemda) memang telah menyediakan lokasi pengungsi, tapi lokasinya terlalu jauh, sehingga mereka memilih untuk tetap mengungsi di kolong jembatan.

"Kalau mengungsi di lokasi yang terlalu jauh, susah bawa barang-barang," ucap Didi.

Sementara itu berdasarkan catatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Subang, hingga Sabtu pagi ini banjir di sekitar Kecamatan Pamanukan telah merendam 5.679 rumah di delapan desa.

Sedangkan untuk data banjir se-wilayah Subang, hingga kini banjir merendam 7.536 rumah yang tersebar di 51 desa, tujuh kecamatan. Sebanyak 13.541 Kepala Keluarga (KK) atau 36.060 jiwa terdampak banjir tersebut.

Banjir yang telah berlangsung selama sepekan juga dilaporkan telah merendam 27 sarana ibadah, 20 sekolah, dan 2.884 hektare areal persawahan.

BPBD Subang melaporkan terdapat 276 KK atau 645 jiwa yang mengungsi akibat rumahnya terendam banjir. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Daerah
PETI Kembali Dibuka di Goro...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.