Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Baru Saja Menghantam Russia Lebih Keras dari Rudal Apa Pun di Ukraina

📅 Jumat, 30 Jan 2026, 11:09 WIB | Oleh:

Berbeda dengan raksasa energi yang dikendalikan negara, operasi Lukoil di luar negeri menghasilkan keuntungan yang stabil yang mengalir kembali ke Rusia melalui dividen dan pajak perusahaan. Memaksa aset-aset tersebut keluar dari kepemilikan Rusia akan secara signifikan mengurangi jumlah pendapatan yang dapat diakses Moskow di luar perbatasannya.

Pekan lalu, Reuters melaporkan bahwa pendapatan anggaran federal Rusia dari pajak minyak dan gas diperkirakan akan turun sebesar 46 persen bulan ini, dibandingkan dengan Januari tahun lalu. Pendapatan diperkirakan akan turun menjadi sekitar 420 miliar rubel (5,41 miliar dolar) bulan ini, yang akan menjadi pendapatan terendah sejak Agustus 2020, pada puncak pandemi COVID.

Anggaran federal Rusia tetap sangat bergantung pada pendapatan minyak dan gas—sekitar sepertiga dari total penerimaan dalam beberapa tahun terakhir—dan ketergantungan itu menjadi semakin akut seiring dengan meningkatnya pengeluaran masa perang.

Namun, menurut laporan Reuters, anggaran federal diperkirakan hanya akan memperoleh total 8,957 triliun rubel dari penjualan minyak dan gas tahun ini. Total pendapatan anggaran untuk tahun ini diprediksi mencapai 40,283 triliun rubel.

Pada masa perang, Rusia mengimbangi hal tersebut dengan pengeluaran pertahanan yang tinggi , pajak, dan pinjaman besar-besaran. Namun, ketika perang akhirnya berakhir, negara tersebut akan menghadapi biaya pembangunan kembali yang sangat besar dan tekanan untuk meningkatkan standar hidup.

Sanksi bukan hanya memperketat tekanan masa perang. Sanksi juga mengirimkan sinyal yang merusak tentang ketahanan kekuatan korporasi Rusia di luar negeri dan mempersempit pilihan fiskal Rusia pascaperang.

Bagaimana Status Negosiasi Perdamaian Rusia-Ukraina?

Upaya diplomatik pemerintahan Trump untuk mengakhiri perang di Ukraina telah menghasilkan momentum, kata para pejabat AS dan Eropa, tetapi belum menghasilkan terobosan pada isu sentral yang memecah belah kedua pihak: masa depan wilayah Ukraina yang diduduki Rusia dan klaim wilayah lainnya yang diajukan oleh Moskow.

Para analis mengatakan Putin melihat sedikit insentif untuk berkompromi, bahkan ketika pasukannya menghadapi tekanan yang meningkat di sepanjang garis depan yang panjangnya sekitar 600 mil. Dalam penilaian mereka, Kremlin percaya waktu berpihak padanya—bertaruh bahwa persatuan politik Barat akan terkikis, bantuan militer ke Kyiv akan berkurang, dan kemampuan Ukraina untuk mempertahankan perlawanan akan terkikis di bawah tekanan yang berkepanjangan.

Untuk mempertahankan momentum di medan perang, Rusia telah mengintensifkan upaya untuk mengisi kembali barisan pasukannya, menawarkan insentif uang tunai, merekrut dari penjara, dan menarik warga negara asing untuk memperkuat pasukannya.

Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan pada Senin malam bahwa putaran pembicaraan selanjutnya yang melibatkan Amerika Serikat dan Rusia dijadwalkan sementara pada 1 Februari, tetapi "akan lebih baik jika pertemuan ini dapat dipercepat."

Ia juga memperbarui seruan untuk sanksi yang lebih keras terhadap Moskow, dengan alasan bahwa tekanan ekonomi tambahan diperlukan untuk memaksa Kremlin memberikan konsesi yang berarti. Penjualan Lukoil merupakan indikator kuat bahwa ia benar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.