Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bogor Tengah Berjuang Menghadapi Bencana Geologi

📅 Jumat, 30 Jan 2026, 20:06 WIB | Oleh:
Bogor Tengah Berjuang Menghadapi Bencana Geologi Doc: ist
Ket. bencana geologi

BOGOR – Seperti wilayah lain, bencana juga menghampiri Kabupatn Bogor. Bahkan bencana geologi berupa pergerakan tanah dan longsor melanda tiga wilayah di Kabupaten Bogor, Jawa Barat dengan total warga terdampak 77 kepala keluarga (KK).

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bogor Ade Hasrat mengatakan bencana tersebut terjadi di sejumlah desa di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Sukamakmur, Tenjo dan Megamendung, dengan karakteristik kejadian yang berbeda.

“Di Sukamakmur terjadi pergerakan tanah, di Tenjo juga pergerakan tanah di dua desa, sedangkan di Megamendung berupa longsoran yang berdampak pada satu rumah,” kata Ade saat mendampingi Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau dampak pergeseran tanah di Desa Pabuaran, Sukamakmur, Jumat.

Ia menjelaskan khusus di Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, pergerakan tanah berdampak pada sekitar 60 kepala keluarga. Sebanyak 38 rumah dilaporkan mengalami rusak berat, sementara rumah lainnya berada di zona tanah yang masih bergerak, sehingga dinilai tidak aman untuk dihuni.

Menurut Ade, BPBD bersama tim ahli geologi telah melakukan kajian terhadap penyebab kejadian. Hasil kajian menunjukkan wilayah terdampak memang memiliki struktur tanah yang labil dan rawan mengalami pergerakan.

“Ini kejadian yang berulang. Tahun 2024, sudah pernah terjadi, kemudian pada 2025, kembali terjadi di lokasi yang sama,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Rudy mengatakan langkah pertama yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Bogor adalah menyelamatkan warga dengan memastikan mereka segera meninggalkan lokasi rawan bencana.

“Keselamatan masyarakat adalah yang utama. Hari ini kami pastikan tidak ada lagi warga yang bermalam di tenda pengungsian,” ujar Rudy saat meninjau lokasi bencana.

Untuk penanganan darurat, Pemkab Bogor menyiapkan bantuan sewa rumah sementara sebesar Rp750 ribu per bulan per kepala keluarga selama enam bulan. Bantuan tersebut dibayarkan sekaligus menggunakan pos anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Biaya sewa rumah kami bayarkan untuk enam bulan pertama agar warga bisa segera tinggal di tempat yang aman dan layak,” kata Rudy.

Selain relokasi sementara, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan logistik berupa sembako kepada warga terdampak. Pemkab Bogor juga berkoordinasi dengan Bank BJB untuk mempercepat proses administrasi pencairan bantuan, termasuk membuka layanan hingga akhir pekan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Chelsea Umumkan Transfer Ge...

Obsesi Jadi Vampir, Pria Inggris Ini Tebar Teror di Gereja

27 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...

Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir atau Hadapi Eskalasi Militer AS

28 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...
Olahraga
Pelatih Timnas Indonesia Jo...

Defisit Migas Tekan Neraca Perdagangan

57 menit yang lalu | Lukman

Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.