Ini Profil 8 Anggota Dewan Energi Nasional dari Unsur Pemangku Kepentingan
📅 Rabu, 28 Jan 2026, 16:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1), melantik delapan anggota Dewan Energi Nasional (DEN) periode 2026–2030 dari unsur pemangku kepentingan.
Berdasarkan struktur organisasi DEN, Presiden Prabowo menjabat sebagai Ketua DEN, dengan Gibran Rakabuming Raka sebagai Wakil Ketua DEN.
Keanggotaan DEN terdiri atas dua unsur, yakni unsur pemerintah dan unsur pemangku kepentingan.
Unsur pemerintah melibatkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang juga mengemban tanggung jawab sebagai Ketua Harian DEN.
Tak hanya Menteri ESDM, anggota DEN dari unsur pemerintah juga meliputi Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq, dan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi.
Kemudian, terdapat delapan anggota lainnya yang berasal dari unsur pemangku kepentingan. Unsur pemangku kepentingan dibagi menjadi lima kalangan, yakni akademisi, industri, teknologi, lingkungan hidup, dan konsumen.
Sebanyak dua orang menjadi anggota DEN dari kalangan akademisi, dua orang dari industri, satu orang dari teknologi, satu orang dari lingkungan hidup, dan dua orang dari konsumen.
Sebaiknya Anda baca juga:
Berikut adalah profil dari delapan anggota DEN dari unsur pemangku kepentingan yang dikelompokkan berdasarkan kalangannya.
Akademisi
Untuk kalangan akademisi, terdapat dua orang yang dilantik menjadi anggota baru DEN, yakni Dr Ir Johni Jonatan Numberi dan Dr Mohamad Fadhil Hasan.
Johni Jonatan adalah akademisi kelahiran Sorong, Papua Barat Daya. Dalam kiprahnya, Johni menghadirkan perspektif pembangunan energi dari kawasan Indonesia Timur. Kini, ia merupakan Koordinator Wilayah Papua Persatuan Insinyur Indonesia periode 2024–2027 serta anggota pengurus Forum Dekan Teknik Indonesia periode 2023–2027.
Riset dan publikasi di bidang energi baru dan terbarukan memperkuat kompetensi akademik dan kepemimpinan dari akademisi kelahiran 1976 ini.
Lebih lanjut ialah Dr Mohamad Fadhil Hasan. Bila Johni berasal dari Timur, Mohamad Fadhil merupakan pakar ekonomi asal Bogor, Jawa Barat. Adapun keahlian yang ia miliki adalah ekonomi pertanian dan kebijakan pembangunan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!