Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pramono Ingatkan Selasa Besok Jakarta Diguyur Hujan Deras

📅 Senin, 26 Jan 2026, 16:48 WIB | Oleh:
Pramono Ingatkan Selasa Besok Jakarta Diguyur Hujan Deras Doc: ist
Ket. hujan deras

JAKARTA - Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo Mengingatkan kepada masyarakat bahwa pada hari Selasa (27/1) besok, Jakarta bakal diguyur hujan tinggi. Pramono menyatakan bahwa informasi tersebut berdasarkan prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). “Jadi, BMKG telah memprediksi Jakarta akan dilanda hujan dengan intensitas tinggi pada hari Selasa besok,” tandas Pramono, Senin (26/1).

Dia mengatakan ini saat meninjau pengerukan Kali Sepak di Kembangan, Jakbar. Maka, berdasarkan keterangan BMKG, Pemprov terus mengantisipasi hujan deras dengan mengeruk sejumlah kali di lima wilayah secara serentak. “Kami tetap melakukan penggalian. Ada 200 ekskavator di lima wilayah dan mudah-mudahan tindakan preventif yang kita lakukan ini bisa mengurangi dampak banjir Jakarta,” jelas Pramono.

Dia juga tetap minta Dinas Sumber Daya Air (SDA) setempat untuk melakukan penanganan preventif meski kondisinya saat ini sudah aman karena banjir telah tertangani dengan baik. Dia mengeklaim penanganan banjir di Jakarta sekarang relatif berjalan dan mulai surut. “Tetapi saya tetap minta kepada Suku Dinas Sumber Data Air untuk penanganan preventif,” ujar Pramono usai meninjau pengerukan di Kali Sepak Kembangan, Jakarta Barat, Senin.

Salah satu penanganan preventif untuk mengatasi banjir di Jakarta adalah dengan rutin melakukan pengerukan kali. Dalam kesempatan tersebut, Pramono mengatakan dirinya ingin meninjau pengerukan di kali tersebut karena tempat tersebut merupakan muara utama di Jakarta selain Kali Pesanggrahan, Kali Mookervart dan Kali Angke. Oleh karena itu, katanya, pengerukan harus terus dilakukan di Kali Sepak agar debit air di titik tersebut dapat turun.

Tampak di lokasi, tiga ekskavator diturunkan ke kali tersebut untuk melakukan pengerukan. Adapun seluruh limbah dari pengurukan di wilayah Jakarta akan dibuang di lokasi pembuangan (dumping site) milik Dinas SDA Jakarta di (Confined Disposal Facility) CDF Ancol.

Jangan Buang Sampah Sembarangan

Pramono Anung Wibowo juga minta Wali Kota Jakarta Barat untuk menggalakkan larangan buang sampah sembarangan ke warga setempat demi mencegah banjir. “Saya secara khusus sudah meminta kepada Ibu Wali Kota untuk disampaikan kepada warga kalau perlu dibuat peraturan agar warga tidak membuang sampah sembarangan, terutama di tempat-tempat seperti ini,” kata Pramono.

Sebab apabila warga masih membuang sampah, khususnya di Kali Sepak yang ia tinjau pada Senin pagi, maka hal tersebut akan berpengaruh negatif pada Cengkareng Drain. Selain itu, sampah juga bisa mengganggu pintu-pintu air yang selama ini dikelola Pemerintah Jakarta sehingga dikhawatirkan akan menyebabkan banjir di Jakarta. Terlebih lagi, tata ruang di Jakarta cukup padat.

Untuk itu, Pramono meminta agar masyarakat memiliki kesadaran untuk tertib dalam membuang sampah. “Di Jakarta ini tata ruangnya memang udah dari waktu ke waktu untuk dirubah itu sangat sulit sekali. Karena sudah 'given'. Yang jadi problem buat saya adalah jangan sampai tata ruangnya sudah padat ini, kemudian masyarakatnya masih membuang sampah sembarangan,” ujar Pramono.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah menjelaskan bahwa pada Sabtu (24/1) saat banjir sudah surut di wilayah tersebut, pihaknya langsung bergerak cepat memonitor kondisi sampah yang ada.

“Kemudian kami bersama tim membantu warga untuk pengangkutan sampah. Sampah pada Minggu (25/1) kami kerja bakti, bersih-bersih lingkungan dan cukup banyak, luar biasa, sampah sangat banyak dan secara bertahap kami akan angkut ke Bantar Gebang,” jelas Iin. Pada Minggu itu (25/1) pula, lanjut Iin, sebanyak 20 truk sampah juga telah mengangkut sampah dari wilayah tersebut.

Namun, hingga saat ini proses pengangkutan sampah masih berlangsung sehingga masih terdapat penumpukan sampah di wilayah tersebut. “Itu (tumpukan sampah) memang yang dalam proses, kami akan angkut ke Bantargebang,” kata Iin. Jakarta saat ini menghasilkan sekitar 7.700 – 8.200 ton sampah per hari.

Bahkan, berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), pada 2024 Jakarta memproduksi sekitar 3,1 juta hingga 3,2 juta ton sampah per tahun atau setara dengan sekitar 8.600-8.700 ton per hari pada periode tersebut. 

Selain produksi harian, timbunan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, tempat pembuangan akhir utama Jakarta di Bekasi, sangat besar yakni sudah mencapai sekitar 55 juta ton atau terus menumpuk dari tahun ke tahun. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.