Pegula Singkirkan Juara Bertahan Keys dari Australia Open
📅 Senin, 26 Jan 2026, 10:18 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
MELBOURNE, AUSTRALIA — Jessica Pegula tampil klinis untuk menyingkirkan juara bertahan sekaligus sahabat dekatnya, Madison Keys, dari Australian Open 2026. Unggulan keenam asal Amerika Serikat itu menang meyakinkan 6-3, 6-4 dalam duel sesama petenis AS di Rod Laver Arena, Senin (26/1), sekaligus melangkah ke perempat final.
Kemenangan ini membawa Pegula bertemu pemenang laga antara unggulan keempat Amanda Anisimova (Amerika Serikat) dan Wang Xinyu (Tiongkok). Pegula sendiri tengah memburu gelar Grand Slam pertamanya, setelah sempat mencapai final US Open 2024.
Petenis berusia 31 tahun itu sebelumnya tiga kali beruntun mencapai perempat final Australia Open pada edisi 2021 hingga 2023. Namun, ia belum pernah melangkah lebih jauh dari fase tersebut.
Menumbangkan Keys terasa pahit sekaligus manis bagi Pegula. Keduanya dikenal memiliki hubungan dekat di luar lapangan, bahkan bersama Desirae Krawczyk dan Jennifer Brady mengelola podcast The Player’s Box. Meski demikian, Pegula tampil jauh lebih solid dibanding Keys, yang justru terlihat tegang dan tidak menemukan ritme permainan terbaiknya.
Keys yang musim lalu mengejutkan dunia tenis dengan menumbangkan favorit utama Aryna Sabalenka di final untuk meraih gelar Grand Slam perdananya, melakukan 27 kesalahan sendiri (unforced errors), berbanding 17 milik Pegula. Ia juga mencatat enam double fault yang merugikan.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya merasa bermain sangat baik sepanjang turnamen ini—melihat bola dengan jelas dan memukulnya dengan sangat bagus,” ujar Pegula, yang sejauh ini hanya kehilangan 17 gim dalam empat pertandingan.
“Saya ingin tetap konsisten dengan permainan itu, sekaligus memanfaatkan beberapa pola yang saya tahu akan dilakukan Madison, dan saya rasa saya menjalankannya dengan cukup baik.”
Pegula menambahkan bahwa kunci kemenangannya terletak pada servis.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Saya benar-benar fokus pada penempatan servis, bermain cerdas, dan berani mengambil risiko pada servis kedua, serta mengubah tempo permainan sebisa mungkin,” katanya.
Sejak awal, Pegula langsung menekan. Ia membuka laga dengan service game tanpa kehilangan poin, lalu menciptakan dua peluang break. Keunggulan 2-0 diraih setelah forehand Keys menyangkut di net. Pegula kemudian mengonsolidasikan keunggulan tersebut, menguasai set pertama dengan Keys hanya mampu meraih tiga poin dalam tiga gim berikutnya.
Keys sempat bangkit dan mempertahankan servis, namun permainannya tidak stabil. Beberapa pukulan apik bercampur dengan kesalahan fatal, termasuk servis yang nyaris menyentuh garis baseline dan voli yang melenceng jauh. Ia sempat mencuri satu break untuk membuka harapan, tetapi masalah pada servis kembali muncul. Pegula mematahkan servis Keys sekali lagi dan menutup set pertama dengan nyaman.
Pada set kedua, kedua pemain sempat terdistraksi oleh atraksi udara di langit Melbourne Park dalam rangka peringatan Australia Day. Namun, tiga double fault Keys pada gim pembuka kembali memberi keuntungan bagi Pegula.
Meski juara bertahan itu mencoba memberikan perlawanan di fase akhir, tidak ada jalan kembali. Pegula tampil dominan hingga akhir laga dan memastikan langkahnya ke perempat final, sekaligus mengakhiri perjalanan Madison Keys di Melbourne tahun ini.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!