Junta Akhiri Pemilu dengan Sekutunya Siap Amankan Kemenangan
📅 Senin, 26 Jan 2026, 02:02 WIB | Oleh: Tim PenulisAngka partisipasi dalam tahap pertama dan kedua pemungutan suara hanya sedikit di atas 50 persen, menurut angka resmi, dibandingkan dengan sekitar 70 persen pada tahun 2020.
Militer telah lama menampilkan diri sebagai satu-satunya kekuatan yang melindungi Myanmar yang bergejolak dari perpecahan dan kehancuran.
Namun kudeta tersebut menjerumuskan negara itu ke dalam perang saudara yang sesungguhnya, dengan gerilyawan prodemokrasi melawan junta bersama berbagai kelompok tentara minoritas etnis yang telah lama berkuasa di wilayah pinggiran.
Serangan udara sering terjadi di beberapa wilayah sementara wilayah lain menikmati perdamaian relatif, sedangkan beberapa zona yang diblokade dihantui oleh momok kelaparan. AFP/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!