Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Menguat di Tengah Ketegangan Iran–AS: Apakah Pasar Mulai Kebal Geopolitik?

📅 Senin, 26 Jan 2026, 17:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Menguat di Tengah Ketegangan Iran–AS: Apakah Pasar Mulai Kebal Geopolitik? Doc: ANTARA/ Dhemas Reviyanto
Ket. Ilustrasi-Seorang pria mengamati layar digital pergerakan harga saham atau IHSG di Bursa Efek Indonsia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan ditutup menguat, meskipun pasar masih mencermati gejolak global — khususnya antisipasi memanasnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat yang berpotensi memengaruhi harga energi dan sentimen investor.

Penguatan IHSG ini menunjukkan optimisme pelaku pasar lokal dan regional untuk tetap mencari peluang di tengah ketidakpastian geopolitik, sekaligus mencerminkan bahwa pasar Indonesia relatif tahan banting dibandingkan bursa lain yang cenderung melemah.

Namun, pelaku pasar tetap waspada terhadap sentimen global seperti kebijakan suku bunga AS dan dinamika geopolitik yang bisa cepat mengubah arah pasar.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (26/1) sore ditutup menguat 24,32 poin atau 0,27 persen ke posisi 8.975,33 di tengah pelaku pasar bersikap antisipatif terhadap potensi memanasnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,84 poin atau 1,01 persen ke posisi 882,43.

“Bursa regional Asia yang cenderung melemah terbebani oleh ketegangan geopolitik dan menjelang keputusan suku bunga The Fed pekan ini,” ujar Associate Director Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nicodemus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta.

Dari mancanegara, pelaku pasar mencermati meningkatnya risiko konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah, setelah kapal induk AS dikerahkan ke wilayah tersebut sebagai bagian dari peningkatan kekuatan militer seiring ketegangan dengan Iran.

Setidaknya tiga pesawat Angkatan Udara AS dipindahkan dari Jerman ke negara-negara di Timur Tengah, termasuk Kuwait dan Qatar, dalam dua hari terakhir, menurut data Flightradar24.

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa kapal-kapal Angkatan Laut AS sedang bergerak menuju Iran untuk berjaga-jaga. "Ketegangan geopolitik tersebut memicu kekhawatiran terhadap potensi eskalasi yang dapat mengganggu aliran energi," ujar Nico.

Selain itu, kekhawatiran perdagangan tetap ada setelah Trump mengancam akan mengenakan tarif 100 persen terhadap Kanada, apabila Ottawa mengejar kesepakatan perdagangan dengan China.

Di sisi lain, menjelang keputusan suku bunga bank sentral AS The Fed, pelaku pasar mengamati secara cermat sinyal arah suku bunga acuan menjelang keputusan The Fed.

Dari dalam negeri, International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan ekonomi Indonesia akan tumbuh sebesar 5,0 persen pada 2025, dan meningkat menjadi 5,1 persen pada 2026, seiring meningkatnya kepercayaan pada kebijakan fiskal pro-pertumbuhan.

Di sisi lain, IMF meminta Bank Indonesia (BI) lebih berhati-hati dalam melakukan intervensi rupiah di pasar valuta asing, serta IMF menyampaikan nilai tukar rupiah harus tetap berfungsi sebagai peredam guncangan utama di tengah tingginya ketidakpastian global.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.