Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemerintah Provinsi Banten Gratiskan 10.000 Siswa Madrasah Aliah Swasta 

📅 Senin, 22 Jun 2026, 12:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemerintah Provinsi Banten Gratiskan 10.000 Siswa Madrasah Aliah Swasta  Doc: ANTARA
Ket. Gubernur Banten Andra Soni (tengah) meninjau pelaksanaan SPMB di SMAN 1 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin (22/6/2026).

LEBAK – Pemerintah Provinsi Banten menggratiskan 10.000 siswa dan siswi madrasah aliah (MA) swasta guna membuka akses pendidikan yang seluas-luasnya di daerah setempat.

"Kita tahun ini memprogramkan gratis untuk sekolah MA swasta sebanyak 10.000 siswa siswi itu," kata Gubernur Banten Andra Soni saat meninjau pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMAN 1 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Senin (22/6).

Pemerintah Banten kini membuka akses pendidikan seluas-luasnya agar anak -anak mendapatkan pendidikan yang baik dan berkeadilan.

Ia menjelaskan pendidikan sebagai kebutuhan penting untuk kehidupan karena dapat mencetak sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berkarakter.

Oleh karena itu, Pemprov Banten memprogramkan sekolah gratis agar tidak ada lagi anak-anak di daerah itu putus sekolah.

Saat ini, Pemprov Banten menjalin kerja sama dengan 801 sekolah swasta tingkat SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) untuk program sekolah gratis dengan sasaran penerima manfaat mencapai 60.705 siswa.

Ia mengatakan sekolah gratis sudah berjalan sejak 2025, sedangkan tahun ini menambah kuota 10.000 siswa dan siswi MA swasta.

"Kami berharap program sekolah gratis ini bisa dikawal dengan sebaik-baiknya," kata Andra Soni.

Menurut dia, pelaksanaan SPMB di Provinsi Banten secara umum berjalan baik, termasuk di SMAN 1 Rangkasbitung.

Ia meminta masyarakat melapor jika terjadi kecurangan-kecurangan dalam proses SPMB.

"Kita berharap pelaksanaan SPMB di Banten objektif, transparan, dan berkeadilan," katanya.

Pelaksana Tugas Kepala SMAN 1 Rangkasbitung Heri Fasa mengatakan pelaksanaan SPMB di sekolah itu berjalan baik dan transparan mulai dari persyaratan domisili, wilayah, afirmasi, akademisi, dan non-akademisi.

"Kita menerima tahun ajaran 2026/2027 sebanyak 214 siswa siswi," kata dia.

Sejumlah masyarakat Rangkasbitung mengapresiasi Gubernur Banten menggratiskan 10.000 siswa dan siswi MA swasta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Ekonomi
Upaya Percepatan Pemulihan ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.