Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Khofifah Perkuat Gizi Masyarakat Lewat Program Jatim Sehat

📅 Minggu, 25 Jan 2026, 13:47 WIB | Oleh:
Gubernur Khofifah Perkuat Gizi Masyarakat Lewat Program Jatim Sehat Doc: antara foto
Ket. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa

SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa menegaskan komitmen memperkuat pembangunan gizi masyarakat melalui program Jatim Sehat sebagai fondasi peningkatan sumber daya manusia (SDM) menuju Indonesia Emas 2045 pada peringatan Hari Gizi Nasional 2026 di Surabaya, Minggu (25/1).

“Melalui Jatim Sehat, kami memastikan pemenuhan gizi yang cukup dan seimbang menjadi prioritas utama. Gizi yang baik adalah investasi jangka panjang bagi generasi masa depan dan penentu terwujudnya Indonesia Emas 2045,” ujar Gubernur Khofifah.

Ia menegaskan pembangunan generasi emas harus dimulai dari keluarga sebagai unit terkecil, melalui pembiasaan pola konsumsi dan kebiasaan makan sehat.

“Sehat itu tidak harus mahal. Membangun generasi emas bisa dimulai dari piring makan di rumah. Dari sanalah kebiasaan hidup sehat dibentuk, dari piring kita sendiri,” katanya.

Upaya penguatan gizi di Jawa Timur dilakukan secara komprehensif melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif, meliputi penguatan layanan kesehatan ibu dan anak, optimalisasi peran Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), pemantauan asupan gizi balita, pemenuhan gizi remaja, serta edukasi gizi lintas siklus kehidupan.

Program dijalankan kolaboratif bersama pemerintah kabupaten/kota, tenaga kesehatan, perguruan tinggi, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan.

Khofifah juga menyoroti tantangan percepatan penurunan stunting, antara lain daya beli dan akses ekonomi masyarakat terhadap pangan sumber protein hewani, literasi gizi yang masih rendah, serta meningkatnya konsumsi pangan industri dan makanan ultra-proses, khususnya pada anak dan remaja.

Tema pemenuhan gizi seimbang berbasis pangan lokal dinilai relevan mengingat Jawa Timur memiliki keragaman sumber pangan seperti padi, jagung, umbi-umbian, ikan, telur, sayur, buah, dan kacang-kacangan.

Meski menghadapi tantangan, capaian pembangunan gizi Jawa Timur menunjukkan hasil positif.

Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 yang dirilis Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, prevalensi stunting di Jawa Timur turun dari 17,7 persen pada 2023 menjadi 14,7 persen pada 2024, menempatkan provinsi ini sebagai yang terbaik di Pulau Jawa dan salah satu terendah secara nasional.

“Alhamdulillah, ini prestasi yang membanggakan. Namun ini bukan akhir perjuangan. Pencegahan stunting harus dilakukan secara konsisten sejak masa remaja, kehamilan, hingga 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Stunting bukan hanya soal tinggi badan, tetapi menyangkut kualitas masa depan anak bangsa,” katanya.

Pada momentum Hari Gizi Nasional 2026, Gubernur Khofifah mengajak masyarakat memperkuat kesadaran gizi seimbang melalui gerakan “Sehat Dimulai dari Piringku” serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam edukasi gizi, ketahanan pangan lokal, dan percepatan penurunan stunting sebagai investasi jangka panjang pembangunan daerah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Megapolitan
Pelatihan Mengemudi Becak L...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.