Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Taman Semanggi Mulai Direvitalisasi, Bakal Jadi Ikon Baru Kota Jakarta

📅 Sabtu, 21 Feb 2026, 09:48 WIB | Oleh:
Taman Semanggi Mulai Direvitalisasi, Bakal Jadi Ikon Baru Kota Jakarta Doc: Pemprov DKi
Ket. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung resmi melakukan peletakan batu pertama proyek revitalisasi Taman Semanggi, Jumat (20/2).

JAKARTA - Revitalisasi Taman Semanggi di Jakarta Selatan dimulai. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung resmi melakukan peletakan batu pertama pada hari Jumat (20/2). Akan menjadi ikon ruang publik hijau yang modern bagi Jakarta.

 "Mulai dengan hari ini sampai dengan mudah-mudahan tanggal 22 Juni tahun 2027, Jakarta mempunyai etalase baru yang menjadi lebih baik, yang namanya adalah Semanggi," ujar Pramono di lokasi acara.

Dalam sambutannya, Pramono menekankan bahwa revitalisasi ini merupakan bentuk penghormatan terhadap gagasan besar Bung Karno pada 1962. Empat helai daun Semanggi yang melambangkan fungsi, konektivitas, transformasi, serta estetika, kini akan diperkuat melalui konsep regenerasi yang lebih relevan dengan kebutuhan zaman.

"Pemerintah DKI Jakarta ingin tempat ini betul-betul menjadi tempat yang ikonik, tempat yang semua orang bisa memanfaatkan dengan baik," katanya, dilansir dari media Pemprov DKI.

Taman Semanggi memiliki luas sekitar 6,5 hektare yang tersebar di empat sisi Simpang Susun Semanggi. Selama ini, kawasan tersebut cenderung bersifat pasif dan terfragmentasi oleh padatnya arus lalu lintas.

Melalui revitalisasi, kawasan tersebut akan diubah menjadi ruang publik aktif dan menjadi ruang konektivitas untuk mempermudah mobilitas dan aktivitas masyarakat.

Pembangunan Taman Semanggi ini untuk mengaktivasi kembali berbagai fasilitas publik seperti area olahraga, plaza kegiatan, ruang komunal tanpa mengganggu arus lalu lintas di kawasan tersebut.

"Bagi siapapun apakah itu dalam kelompok, apapun, bisa memanfaatkan tempat ini," ucapnya.

Revitalisasi taman ini ditargetkan berlangsung selama 18 bulan dan direncanakan selesai pada Juni 2027, sekaligus menyambut momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jakarta yang ke-500. Pembangunannya membutuhkan biaya sekitar Rp134 miliar menggunakan dana non-APBD.

Proyek ini dijalankan berkolaborasi dengan pihak swasta, melalui skema pembiayaan kreatif berbasis hak penamaan.

"Tentunya bagi siapapun yang kemudian mengubah tempat ini, mitra kami mengeluarkan dana cukup besar Rp134 miliar, harus juga kemudian mendapatkan manfaat dari Semanggi nanti yang menjadi lebih baik," tandas Pramono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.