Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Saring Sampah Kiriman, DLH DKI Maksimalkan SSTBS di TB Simatupang

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 14:32 WIB | Oleh:
Saring Sampah Kiriman, DLH DKI Maksimalkan SSTBS di TB Simatupang Doc: Antara Foto
Ket. Petugas (pasukan oranye) mengakut sampah di badan air pada Jumat (23/1/2026). Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengoptimalkan pengoperasian Saringan Sampah TB Simatupang (SSTBS) sebagai penyaring awal sampah kiriman sebelum memasuki aliran sungai di wilayah Jakarta sehingga tidak memperparah kondisi banjir di Ibu Kota.

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengoptimalkan pengoperasian Saringan Sampah TB Simatupang (SSTBS) sebagai penyaring awal sampah kiriman sebelum memasuki aliran sungai sehingga tidak memperparah kondisi banjir di Ibu Kota.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto di Jakarta, Jumat, menjelaskan, peningkatan intensitas hujan berpotensi membawa sampah dari wilayah hulu dan menyebabkan penyumbatan sungai maupun saluran air.

Karena itu, SSTBS dioptimalkan sebagai garda terdepan untuk menahan sampah padat seperti plastik, kayu dan berbagai jenis sampah lainnya dapat tertahan sejak awal.

"Sampah yang terkumpul kemudian diangkut secara berkala oleh petugas agar tidak terjadi penumpukan dan aliran air tetap lancar,” ujar Asep.

Selain mengoperasikan SSTBS, DLH DKI Jakarta juga menerapkan pola penanganan khusus selama musim penghujan dengan menyiagakan Unit Pengelola Sampah Badan Air (UPSBA) di sembilan titik rawan banjir.



Upaya tersebut diperkuat dengan optimalisasi 29 unit saringan sampah otomatis serta dukungan sarana pendukung berupa kubus apung, bus toilet, tangki air dan toilet portabel.

Untuk mempercepat penanganan di lapangan, DLH DKI juga menyiagakan 1.790 personel pasukan oranye yang didukung sarana dan prasarana berupa 101 unit truk pengangkut sampah dan 116 unit alat berat.

Selain y15 perahu karet, 25 bus toilet dan 48 toilet portabel serta ribuan peralatan kerja seperti cangkrang, cangkul, sapu dan plastik untuk menampung sampah.

Di sisi lain, Asep mengingatkan bahwa partisipasi aktif masyarakat juga menjadi kunci dalam menekan risiko banjir.

“Dengan disiplin membuang sampah pada tempatnya, masyarakat turut berperan menjaga lingkungan sekaligus bersama-sama mengurangi risiko banjir di Jakarta.”

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Anugerah Jurnalistik KWP 2026

17 detik yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Anugerah Jurnalistik KWP 2026

Perwakilan ICRC Temui Aung San Suu Kyi

5 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Perwakilan ICRC Temui Aung ...
Olahraga
Kabar Gembira, Reno Salampe...
Luar Negeri
Tiongkok Waspadai Risiko Ke...
Luar Negeri
Kebakaran Gudang Limbah Anc...
MILITER

Militer Korsel Nyaris Tembak Drone AS

50 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Militer Korsel Nyaris Temba...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.