Renault Akan Produksi Drone Serangan Jarak Jauh Perang Ukraina
📅 Jumat, 23 Jan 2026, 13:18 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: Istimewa
BOULOGNE - Produsen mobil Prancis, Renault, akan memproduksi drone jarak jauh untuk Ukraina bekerja sama dengan perusahaan pertahanan Turgis Gaillard.
Menurut laporan Financial Times, Kementerian Pertahanan Prancis mendukung inisiatif ini sebagai bagian dari upaya untuk membantu Kyiv melawan agresi Rusia.
Renault menyatakan akan bekerja sama dengan Turgis Gaillard untuk memproduksi drone di dua pabriknya.
Dari Militarnya, pada saat yang sama, perusahaan menolak untuk berkomentar mengenai nilai kontrak atau jumlah drone yang akan diproduksi.
Kesepakatan itu dilaporkan tercapai setelah permintaan tahun lalu dari pemerintah Prancis agar perusahaan otomotif dan pertahanan bekerja sama dalam membangun jalur produksi drone.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut publikasi industri L'Usine Nouvelle , Renault akan memproduksi drone di fasilitasnya di Le Mans dan Cléon.
Pesawat nirawak yang diberi kode nama Chorus ini diharapkan akan digunakan untuk misi pengintaian dan serangan jarak jauh.
Publikasi tersebut mencatat bahwa proyek ini dapat membuka jalan bagi kontrak 10 tahun dengan Kementerian Pertahanan Prancis. Meskipun cakupan program belum diungkapkan, nilai totalnya dapat mencapai 1 miliar euro.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada pertengahan tahun 2025, Renault menerima proposal dari pemerintah Prancis untuk mengarahkan kembali sebagian kapasitas produksinya ke arah pembuatan drone militer.
Namun, beberapa karyawan menentang langkah tersebut , dengan alasan bahwa mereka dipekerjakan untuk membangun kendaraan sipil, bukan senjata.
Tahun lalu, laporan juga menyebutkan bahwa Renault sedang mempertimbangkan untuk memperluas produksi drone di Ukraina .
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!