Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menkes: Mulai 2026 Tindakan dan Pencegahan Penyakit Usai CKG Digratiskan guna Pastikan Warga Sehat

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 18:37 WIB | Oleh:
Menkes: Mulai 2026 Tindakan dan Pencegahan Penyakit Usai CKG Digratiskan guna Pastikan Warga Sehat Doc: ANTARA/Mecca Yumna Ning Prisie
Ket. Tangkapan layar Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (23/1).

JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan mulai 2026 tindakan pencegahan dan penanganan penyakit usai Cek Kesehatan Gratis (CKG) digratiskan bagi sekitar 280 juta penduduk Indonesia dalam 15 hari pertama setelah pengecekan.

"15 hari pertama (gratis) untuk seluruh masyarakat Indonesia, tapi selanjutnya untuk seluruh anggota BPJS akan gratis," katanya dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat.

Ia menjelaskan pada 2026, CKG tak hanya berfokus pada skrining yang gratis, namun juga pada tindak lanjutnya.

Selain meningkatkan target cakupan menjadi sekitar 136 juta orang, pihaknya akan mengupayakan ada tindak lanjut agar orang-orang sehat.

Oleh karena itu, katanya, bagi yang belum atau tidak aktif kepesertaan BPJS Kesehatannya perlu untuk segera mengaktifkannya.

Dia mengatakan biaya bulanan jauh lebih sedikit dibandingkan dengan uang untuk membeli rokok.

"Cuma kembali lagi, tujuannya bukan cek kesehatannya. Bukan screening-nya. Tujuannya kembali lagi, masyarakat kita harus sehat," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit Kemenkes Murti Utami mengatakan obat untuk pencegahan dan penanganan digratiskan dari puskesmas tanpa memandang pasien terdaftar di puskesmas itu atau tidak.

"Mereka tetap harus mendapatkan pengobatan selama 15 hari. Nanti peserta ini atau pasien ini bisa memilih. Bisa nanti bulan depannya atau hari ke-16 bisa kembali mendapatkan obat di puskesmas yang memang sudah terdaftar atau mau pindah," katanya.

Ia mengatakan pindah kepesertaan fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) juga mudah dengan menggunakan Mobile JKN.

Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Maria Endang Sumiwi menambahkan sejumlah kondisi yang penanganan dan pencegahan diprioritaskan dalam inisiatif ini termasuk hipertensi dan diabetes.

"Kita biasa menyebut dia mother of all diseases ya. Jadi dia ini ibu dari penyakit-penyakit yang akan menjadi penyakit berat sehingga khusus untuk hipertensi dan diabetes itu akan langsung diberikan obat meskipun bukan anggota atau bukan peserta BPJS," katanya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Olahraga
Kimi Antonelli Juarai Formu...
Ekonomi
Harga BBM Eceran Melejit, W...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.