Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Film Pelangi di Mars Dapat Dukungan Promosi Kemenekraf Berkolaborasi dengan InJourney Jangkau Luas Publik

📅 Jumat, 23 Jan 2026, 13:48 WIB | Oleh:
Film Pelangi di Mars Dapat Dukungan Promosi Kemenekraf Berkolaborasi dengan InJourney Jangkau Luas Publik Doc: ANTARA/HO-Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menerima audiensi dari perwakilan InJourney dan tim dibalik layar film animasi Pelangi di Mars di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif, Jakarta, Kamis (22/1).

JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendukung pengembangan dan promosi film animasi Pelangi di Mars melalui penjajakan kolaborasi aktivasi dengan berbagai pihak, termasuk InJourney Airports agar bisa menjangkau publik lebih luas.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar meyakini pengembangan intellectual property (IP) "Pelangi di Mars" memiliki peluang besar untuk dapat dilakukan secara berkelanjutan, termasuk penempatan konten promosi di bandara dan pengembangan merchandise yang bisa diterima lintas generasi.

“Salah satu bentuk promosi yang juga bisa digencarkan yaitu mendorong merchandise-merchandise dari IP 'Pelangi di Mars' yang bisa dikembangkan sehingga punya nilai tambah dalam menguatkan identitas dari tiap karakter yang ditampilkan dalam film animasinya,” kata Wamen Ekraf Irene dalam keterangan pers yang diterima, Jumat.

Kementerian Ekraf senantiasa mendukung film-film animasi karya anak bangsa yang menghadirkan pendekatan kreatif, termasuk perpaduan live-action dan teknologi extended reality (XR) dalam film Pelangi di Mars.

Film Pelangi di Mars merupakan produksi Mahakarya Pictures, rumah produksi yang bergerak di bidang audio visual mencakup produksi film, video musik, iklan televisi, video tutorial hingga company profile.

Audiensi ini terlaksana setelah sebelumnya ada kunjungan yang dilakukan Menteri Ekraf, Teuku Riefky Harsya pada 13 Januari 2026 dan Wamen Ekraf di 5 Desember 2025 ke salah satu unit bisnis dari Mahakarya Group, DossGuava XR Studio yang menjadi lokasi syuting film animasi Pelangi di Mars.

“Mahakarya menggunakan teknologi virtual production dan unreal engine dengan dukungan 100 persen tim dibalik layar dari Indonesia. Harapannya, IP Pelangi di Mars yang memulai proses riset sejak 2020 bisa jadi IP yang tumbuh dan besar bersama anak-anak Indonesia ke depan,” imbuh Dendi Reynando sebagai produser film animasi Pelangi di Mars.

InJourney Airports sebagai pengelola bandara kerap melakukan aktivasi sehingga bandara tak sekadar ruang transit, khususnya pada momen hari besar.

Sebelumnya, InJourney Airports juga pernah berkolaborasi bersama IP animasi Jumbo yang dapat diterima positif oleh wisatawan domestik dan internasional pada momen lebaran tahun lalu.

Commercial Director of InJourney Airports Veri Setiady mengatakan IP ini bisa hadir di bandara untuk memberikan pengalaman yang berbeda ke penumpang pesawat sehingga mereka bisa mengetahui lebih banyak tentang film animasi ini.

"Harapan ke depan akan lebih banyak kolaborasi dengan tim dari Pelangi di Mars untuk menjangkau publik lebih luas. Apalagi Kementerian Ekraf sudah menjadi bagian dari transformasi InJourney Airport yang melibatkan ragam industri kreatif,” harap Veri Setiady. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.