Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

IHSG Hari Ini Tergelincir di Menit Akhir, Aksi Ambil Untung Mulai Bicara

📅 Kamis, 22 Jan 2026, 18:58 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Hari Ini Tergelincir di Menit Akhir, Aksi Ambil Untung Mulai Bicara Doc: ANTARA FOTO/ Asprilla Dwi Adhaam
Ket. Ilustrasi - Petugas melintasi layar digital yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan seiring aksi profit taking yang menguat di sesi penutupan.

Tekanan jual muncul setelah pasar mencatat penguatan dalam beberapa hari sebelumnya, mendorong investor memilih mengamankan keuntungan jangka pendek.

Kondisi ini mencerminkan sikap pelaku pasar yang masih cenderung berhati-hati di tengah minimnya katalis baru, sehingga pergerakan IHSG lebih dipengaruhi dinamika teknikal dibanding sentimen fundamental.

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (22/1) sore, ditutup melemah 18,15 poin atau 0,20 persen ke posisi 8.992,17 seiring pelaku pasar melakukan aksi profit taking (ambil untung) di akhir sesi perdagangan.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 3,69 poin atau 0,42 persen ke posisi 875,10.

"Mayoritas bursa Asia ditutup menguat, seiring meredanya ketegangan Amerika Serikat (AS) dan Eropa setelah Presiden Trump menyatakan tidak akan memberlakukan tarif 10 persen terhadap Eropa pada 1 Februari 2026, serta tidak akan menggunakan kekerasan untuk menguasai Greenland,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta.

Dari mancanegara, Presiden AS Donald Trump menyatakan telah mencapai kesepakatan kerangka kerja mengenai Greenland. Sementara itu, PM Denmark Mette Frederiksen menyatakan siap melakukan pembicaraan dengan Trump terkait pertahanan rudal Golden Dome.

Dari dalam negeri, keputusan Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan BI Rate tetap di level 4,75 persen dan pernyataannya yang tidak ragu akan melakukan intervensi terhadap Rupiah, menjadi faktor yang mendorong penguatan Rupiah.

Di sisi lain, pelaku pasar akan menantikan rilis data uang beredar dalam arti luas (M2 Money Supply) bulan Desember 2025 pada Jumat (23/1).

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG bergerak ke zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang konsumen primer yang naik sebesar 1,54 persen, diikuti oleh sektor infrastruktur dan sektor properti yang naik masing-masing sebesar 1,44 persen dan 1,00 persen.

Sedangkan, tujuh sektor melemah yaitu sektor teknologi turun paling dalam sebesar 1,24 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor energi yang turun masing-masing sebesar 1,08 persen dan 0,96 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu LAJU, LPKR, DAAZ, GOLF dan MPPA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni HDIT, ESIP, PTRO, BULL, dan BUMI.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 4.090.539 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 72,15 miliar lembar saham senilai Rp37,95 triliun. Sebanyak 345 saham naik, 331 saham menurun, dan 128 tidak bergerak nilainya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...

Kabut Asap Pekat Menyelimuti Singapura

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Luar Negeri
Kabut Asap Pekat Menyelimut...

Antrean Kendaraan Mengular di SPBU Sulawesi Utara

47 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antrean Kendaraan Mengular ...
Nasional
TNI dan ADF Gelar Latihan O...
Advertisement
Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

Trump Batalkan Siaran Langsung Eksekusi Mati Penembak Fort Hood Usai Ramai Kecaman

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.