Pemkot Bengkulu: Aplikasi AFRINA Bantu Cegah Stunting
📅 Rabu, 21 Jan 2026, 15:49 WIB | Oleh: Sujar
Doc: ANTARA/Anggi Mayasari
Kota Bengkulu -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu meresmikan dan mengembangkan aplikasi AFRINA atau Anemia Free Integrated Network Approach sebagai salah satu upaya pemerintah dalam memperkuat dan menekan angka stunting di wilayah tersebut.
Melalui implementasi model aplikasi AFRINA, pemerintah fokus pada upaya pencegahan anemia bagi calon pengantin.
"Model AFRINA ini merupakan pendekatan jaringan terintegrasi yang sangat relevan dengan upaya kita dalam percepatan penurunan stunting di Kota Bengkulu. Kita ingin memastikan setiap calon pengantin wanita memiliki status kesehatan yang optimal sebelum memasuki masa kehamilan," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kota Bengkulu Nelli Hartati di Bengkulu, Rabu.
Ia menyebut, kesiapan fisik calon pengantin, terutama pemenuhan kadar hemoglobin (Hb) yang normal, merupakan fondasi utama dalam melahirkan generasi yang bebas stunting.
Untuk itu, diperlukan kolaborasi yang kuat antara tenaga kesehatan di Puskesmas, penyuluh agama, hingga perangkat di tingkat kelurahan guna mendukung keberhasilan program AFRINA tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebab, dengan adanya sistem yang terintegrasi, diharapkan tidak ada lagi calon pengantin di Kota Bengkulu yang lolos dari pemantauan kesehatan sebelum hari pernikahan.
"Kami berharap dengan penguatan model ini, prevalensi anemia pada wanita usia subur di Kota Bengkulu dapat menurun secara signifikan, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada penurunan angka stunting di masa depan," ujar dia.
Nelli menerangkan, melalui implementasi AFRINA menjadi bukti komitmen Dinas Kesehatan Kota Bengkulu dalam mengadopsi teknologi digital untuk memberikan pelayanan kesehatan publik yang lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Diketahui, aplikasi digital AFRINA yang dirancang untuk mempermudah pemantauan, edukasi, dan intervensi terhadap calon pengantin yang berisiko mengalami anemia.
Sebab, sistem tersebut bekerja dengan cara mendeteksi dini agar mempermudah pencatatan dan skrining kadar hemoglobin calon pengantin, memberikan informasi mengenai pola makan bergizi dan pentingnya konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), dan menghubungkan berbagai pihak terkait dalam satu sistem jaringan untuk pengawasan yang lebih efektif.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!