Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DPRK Manokwari Minta BGN Cari Solusi agar MBG Tetap Lanjut meski SPPG Kena Sanksi

📅 Rabu, 21 Jan 2026, 07:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
DPRK Manokwari Minta BGN Cari Solusi agar MBG Tetap Lanjut meski SPPG Kena Sanksi Doc: ANTARA
Ket. RDP yang diselenggarakan DPRK Manokwari yang membahas pemberian MBG di Manokwari, Selasa (20/1/2026).

Manokwari – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Manokwari, Papua Barat, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) mencari solusi agar pemberian sanksi kepada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak sampai menghentikan penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada penerima manfaat.

Peringatan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) DPRK Manokwari, Selasa (20/1), terkait kasus roti MBG berjamur dan keracunan makanan yang melibatkan SPPG, BGN Papua Barat, serta pihak sekolah di Manokwari.

Wakil Ketua II DPRK Manokwari, Johani Brian Makatita, saat memimpin RDP menyatakan Program MBG merupakan program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan asupan gizi penerima manfaat, khususnya anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.

“Program MBG bukan untuk mengurusi SPPG semata, tetapi untuk memastikan kualitas makanan yang diterima masyarakat. Karena itu sanksi terhadap SPPG jangan sampai menghentikan pemberian MBG kepada penerima manfaat,” katanya.

Ia menilai masih terjadinya kasus roti berjamur dan keracunan makanan di Manokwari menunjukkan adanya SPPG yang belum menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagaimana ditetapkan BGN.

Menurut dia, BGN perlu melakukan evaluasi yang tegas dan menyeluruh terhadap SPPG agar pelanggaran SOP, seperti penyediaan makanan tidak higienis dan kedaluwarsa, tidak terulang.

“Setiap kejadian harus diikuti dengan evaluasi yang jelas. Kami mendukung sanksi tegas, tetapi anak-anak sekolah tetap harus mendapatkan MBG,” ujarnya.

Johani mengakui sanksi berupa penghentian sementara operasional SPPG berdampak langsung pada terhentinya penyaluran MBG di sekolah. Kondisi tersebut dinilai merugikan penerima manfaat yang seharusnya mendapat asupan gizi secara berkelanjutan.

DPRK Manokwari meminta BGN menyiapkan solusi agar penyaluran MBG tetap berjalan meskipun SPPG dikenai sanksi, serta melakukan evaluasi berjenjang dan berkelanjutan terhadap seluruh SPPG di daerah itu.

Koordinator BGN Regional Papua Barat Erika Vionita Werinussa mengatakan jumlah penerima manfaat MBG di Kabupaten Manokwari saat ini mencapai 53.127 orang, yang terbagi dalam dua kelompok, yakni peserta didik dan kelompok 3B (ibu menyusui, ibu hamil, dan balita).

“Pelayanan MBG di Manokwari saat ini dilakukan oleh 22 SPPG, sehingga Manokwari menjadi daerah dengan jumlah SPPG terbanyak di Papua Barat,” katanya.

Ia menjelaskan BGN Papua Barat telah menghentikan sementara operasional dua SPPG yang terlibat kasus, yakni SPPG penyedia roti berjamur di SD Negeri 22 Wosi serta SPPG yang menyediakan makanan tidak layak hingga menyebabkan sejumlah siswa SMAN 2 Manokwari mengalami keracunan.

Namun SPPG yang dihentikan sementara tersebut belum dapat digantikan oleh SPPG lain, karena keterbatasan kapasitas produksi.

Berdasarkan SOP dan petunjuk teknis BGN pusat, satu SPPG dibatasi memproduksi maksimal 2.500 porsi per hari, sementara SPPG di Manokwari rata-rata telah memproduksi lebih dari 2.000 porsi per hari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

22 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Olahraga
Chelsea Umumkan Transfer Ge...

Obsesi Jadi Vampir, Pria Inggris Ini Tebar Teror di Gereja

42 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...

Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir atau Hadapi Eskalasi Militer AS

43 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...
Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.