BMKG minta warga Jatim waspada cuaca ekstrem hingga akhir Januari
📅 Rabu, 21 Jan 2026, 17:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Sidoarjo, Jawa Timur - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda di Sidoarjo, Jawa Timur, meminta masyarakat di Jatim untuk mewaspadai dampak cuaca ekstrem pada periode 21 hingga 30 Januari 2026.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan dikonfirmasi di Sidoarjo, Rabu (21/1), menyatakan saat ini seluruh wilayah di Jawa Timur memasuki musim hujan dan bahkan sejumlah wilayah memasuki puncak musim hujan yang berpotensi besar menimbulkan bencana hidrometeorologi.
"Kami imbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap bencana hidrometeorologi akibat hujan lebat yang berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, serta angin kencang, puting beliung, maupun hujan es, di seluruh 29 kabupaten dan sembilan kota di Jawa Timur," kata dia.
Ia menjelaskan berdasarkan pengamatan BMKG Juanda, potensi cuaca ekstrem akibat aktifnya monsun Asia, pola pertemuan angin (konvergensi), sekaligus gangguan atmosfer berupa gelombang Rossby yang saat ini melintasi wilayah Jawa Timur.
BMKG memprakirakan adanya gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) yang berpotensi melewati wilayah Jawa Timur serta suhu muka laut perairan Selat Madura yang masih cukup signifikan, dan kondisi atmosfer lokal yang tidak stabil.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan hal-hal tersebut turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, yang dapat disertai petir dan angin kencang.
"Kami mengimbau masyarakat Jawa Timur untuk selalu memantau kondisi cuaca terkini berdasarkan citra radar cuaca Weather Observation and Forecast Integrated atau WOFI yang bisa diakses melalui kanal resmi BMKG Juanda," kata Taufiq.
Dia menjelaskan dalam prakiraan cuaca tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan informasi cuaca secara seketika sekaligus mendapatkan informasi peringatan dini setiap dua hingga tiga jam, sampai dengan tiga hari ke depan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!