Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Evakuasi Korban Tambang Ilegal di Pongkor Terkendala Gas Karbon Monoksida

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 17:08 WIB | Oleh:
Evakuasi Korban Tambang Ilegal di Pongkor Terkendala Gas Karbon Monoksida Doc: Merdeka

JAKARTA - Proses evakuasi korban tambang ilegal di kawasan Pongkor, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berlangsung dengan tingkat risiko tinggi. Medan yang sulit dijangkau serta masih adanya gas karbon monoksida di dalam lubang tambang menjadi tantangan utama bagi tim penyelamat.

Kepala Region Jawa, CSR, dan Subdivisi PT Antam Tbk Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor, Agustinus Toko Susetio, mengatakan evakuasi dilakukan dengan sangat hati-hati demi menjaga keselamatan petugas. Lokasi korban berada di area berbahaya dengan kondisi geoteknik yang tidak stabil.

“Proses evakuasi memiliki risiko tinggi karena medan yang sulit dan berbahaya. Keselamatan petugas menjadi prioritas utama,” ujar Agustinus saat memberikan keterangan di Markas Polsek Nanggung, Senin.

Ia mengungkapkan, dalam beberapa upaya evakuasi, tim sempat mengalami insiden tertimpa longsoran batu akibat kondisi tanah dan bebatuan yang labil. Situasi tersebut memaksa petugas bergerak secara bertahap dan terbatas.

Agustinus juga menegaskan bahwa seluruh korban yang berhasil dievakuasi merupakan warga dan bukan karyawan maupun kontraktor PT Antam. Para korban berada di area non-operasional perusahaan yang seharusnya steril dari aktivitas penambangan.

Sementara itu, Kapolsek Nanggung AKP Ucup Supriatna menyebut proses evakuasi turut terhambat oleh keberadaan gas berbahaya di dalam lubang tambang. Meski kepulan asap mulai berkurang, kadar karbon monoksida di sejumlah titik masih berada di atas ambang batas aman.

“Gas karbon monoksida masih terdeteksi, sehingga tim belum bisa menjangkau seluruh area demi keselamatan petugas,” kata AKP Ucup.

Tim gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi tiga jenazah penambang dari lokasi kejadian sekitar sepekan setelah insiden kepulan asap terjadi. Seluruh korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Urus SIM Tak Repot Lagi, Ad...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.