Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bulog Sumut: Penyerapan Gabah Dari Petani Turun Seiring Kenaikan Harga

📅 Kamis, 09 Apr 2026, 16:50 WIB | Oleh:
Bulog Sumut: Penyerapan Gabah Dari Petani Turun Seiring Kenaikan Harga Doc: ANTARA/HO-Perum Bulog Kanwil Sumatera Utara
Ket. Pihak Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara melakukan pengecekan gabah untuk dilakukan penyerapan di Kabupaten Langkat, Sumut.

MEDAN -- Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) mencatat penyerapan gabah menurun seiring kenaikan harga gabah di tingkat petani yang menyentuh Rp7.000 per kilogram.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Sumatera Utara Budi Cahyanto di Medan, Rabu, mengatakan untuk harga pembelian gabah kering panen sesuai yang telah ditetapkan pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram dari petani yang sudah dikemas dalam karung, atau Rp6.700 per kilogram jika sampai ke penggilingan.

"Kondisi tersebut dinilai wajar karena kenaikan harga gabah memberikan keuntungan lebih besar bagi petani," ujar Budi.

Ia mengatakan, saat ini, penyerapan gabah petani di wilayah tersebut menurun menjadi sekitar 110 ton per hari atau 52 ton beras, dari sebelumnya rata-rata 200 ton per hari.

Penyerapan gabah itu diantaranya dari Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai dan Kabupaten Tapanuli Selatan.

"Namun, jika pasokan semakin terbatas, dampaknya bisa berlanjut pada kenaikan harga beras di pasar,” ucapnya.

Untuk itu, kuota penyaluran beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dialokasikan mencapai 700 ton guna menjaga stabilitas harga di wilayah tersebut.

Di sisi lain, realisasi pengadaan Bulog Sumut hingga saat ini telah mencapai 7.228 ton beras atau setara 14.400 ton gabah dari Januari hingga 5 April 2026 sebagai bagian dari target pengadaan tahun berjalan.

Ke depan, Bulog akan memanfaatkan momentum panen di berbagai daerah sentra produksi untuk menjaga ketersediaan stok sekaligus memastikan harga gabah tetap memberikan keuntungan bagi petani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
Advertisement
Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

Marco Bezzecchi Juara MotoGP Indonesia 2026, Tradisi Unik Mandalika Berlanjut

11 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.