Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

DPRD DKI Jakarta Ingin Pendidikan dan Sektor Industri Saling Bersinergi

📅 Selasa, 20 Jan 2026, 17:20 WIB | Oleh:
DPRD DKI Jakarta Ingin Pendidikan dan Sektor Industri Saling Bersinergi Doc: DPRD DKI Jakarta
Ket. Pemprov DKI Jakarta memperkuat konsep link and match antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri untuk menopang pembangunan industri jangka panjang.

JAKARTA - DPRD DKI Jakarta mendorong Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperkuat konsep link and match antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri untuk menopang pembangunan industri jangka panjang. Dorongan ini dinilai krusial agar Jakarta tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pusat produksi berbasis sumber daya manusia unggul.

Sekretaris Fraksi PAN DPRD DKI Jakarta Oman Rohman Rakinda menyampaikan hal tersebut dalam Rapat Paripurna pembahasan Ranperda Rencana Pembangunan Industri Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026–2046. Ia menilai arah pembangunan industri ke depan harus disiapkan dari hulu, khususnya lewat pembenahan sistem pendidikan.

Menurut Fraksi PAN, sektor industri Jakarta periode 2026-2046 harus fokus pada bidang yang punya daya saing global seperti industri berbasis teknologi tinggi, industri hijau, industri kreatif, dan sektor yang hemat lahan serta energi. Pendekatan ini dinilai realistis mengingat keterbatasan ruang Jakarta dan tuntutan pasar global yang makin ketat.

Penguatan industri tersebut dinilai mustahil tercapai tanpa ketersediaan SDM yang adaptif, inovatif, dan melek teknologi digital. Karena itu, dunia pendidikan dipandang perlu bergerak seirama dengan kebutuhan industri agar lulusan tidak gagap menghadapi realitas lapangan kerja.

"Link and match antara pendidikan dan industri menjadi kunci agar Jakarta memiliki SDM yang siap menghadapi tantangan industri masa depan," ujar Oman.

Ia menegaskan kesiapan SDM bukan sekadar soal ijazah, tetapi juga penguasaan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.

Fraksi PAN juga menyoroti pentingnya penyesuaian kurikulum pendidikan agar lebih kontekstual dengan kebutuhan pasar kerja. Penyesuaian ini dinilai perlu difokuskan pada sektor industri pengolahan, industri halal, industri kreatif, serta sektor hijau yang kini mulai mendominasi tren global.

Dengan kurikulum yang selaras, lulusan pendidikan diharapkan tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi motor inovasi, ekspor, dan penguatan rantai pasok global. Skema ini diyakini bisa memperbesar peluang kerja, meningkatkan produktivitas, serta menjaga daya beli masyarakat lewat terciptanya lapangan kerja berkualitas.

"Pemerintah harus memastikan SDM lokal menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri, bukan justru tersisih ketika industri Jakarta masuk ke level global," kata Oman.

Ia menekankan penguatan kapasitas tenaga kerja lokal penting agar tidak kalah saing dengan tenaga kerja asing yang unggul secara teknologi.

Fraksi PAN mendorong Pemprov DKI Jakarta segera menyiapkan langkah konkret agar konsep link and match tidak berhenti di atas kertas. Mulai dari kerja sama dengan industri, penguatan pendidikan vokasi, program magang terstruktur, hingga pemetaan kebutuhan tenaga kerja industri secara berkala.

Melalui strategi tersebut, DPRD berharap pembangunan industri Jakarta bisa berjalan berkelanjutan dan berkeadilan. Target besarnya adalah menjadikan Jakarta sebagai kota global berbasis industri modern yang ditopang SDM lokal kompeten dan siap bersaing di level internasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Kabel Optik Hambat Saluran ...
Ekonomi
Kemenhub Dorong Pajak 0% Su...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Presiden Prabowo Tinjau Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Bali

Presiden Prabowo Tinjau Pelaksanaan Sekolah Rakyat di Bali

07 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.