Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Membatasi Kontak Bisa Mencegah Penularan TBC Kepada Anak 

📅 Senin, 19 Jan 2026, 23:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Membatasi Kontak Bisa Mencegah Penularan TBC Kepada Anak  Doc: Antara

Jakarta - Dokter spesialis anak subspesialis respirologi Dr. dr. Nastiti Kaswandani Sp.A, Subsp.Resp, menyampaikan pencegahan yang bisa dilakukan dalam penularan tuberkulosis (TBC) terutama pada anak.

"Kalau misalnya anak itu anak sehat, kemudian ada orang dewasa sekitar yang sakit TBC, maka mencegah penularan itu dengan menghindari kontak yang erat,” kata Nastiti kepada ANTARA di Jakarta, Senin.

Dokter dari RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo itu menegaskan penularan TBC bisa terjadi pada masa infeksius, yaitu ketika pasien belum berobat sampai dua minggu masa pengobatan. TBC disebabkan oleh infeksi kuman Mycobacterium tuberculosis.

Selain membatasi kontak dekat, pencegahan penularan TBC kepada anak juga bisa dilakukan dengan menggunakan masker agar kuman tidak menyebar melalui droplet saat berbicara, batuk, maupun bersin.

Pencegahan juga bisa dilakukan memenuhi gizi, memberikan vaksin TBC antara lain dengan vaksin BCG tidak lama setelah anak lahir.

"Kemudian kalau dia memang anak balita, kemudian ada pasien TBC yang infeksius, maka anak tersebut direkomendasikan untuk mendapat terapi pencegahan," tutur Nastiti.

Dokter yang tergabung Anggota Unit Kerja Koordinasi Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) itu mengatakan langkah pencegahan tersebut juga sudah menjadi program nasional, program internasional, bahwa untuk mencegah penularan atau mencegah tertularnya TBC, maka anak yang ada kontak dengan pasien TBC dewasa yang menular, harus mendapatkan terapi atau minum obat pencegahan.

Nastiti menekankan pentingnya peran keluarga maupun orang tua dalam mendukung pengobatan pasien TBC.

Menurut dia, pengobatan TBC membutuhkan waktu yang lama bahkan bisa minimal enam bulan. Lamanya masa pengobatan atau terapi kerap menimbulkan tantangan, seperti rasa bosan dan ketidakteraturan dalam mengonsumsi obat sehingga membutuhkan peran orang tua dan keluarga terdekat dalam hal dukungan.

"Apalagi kalau TBC-nya TBC yang berat, maka peran keluarga sangat penting. Membantu untuk selalu mengingatkan jangan lupa minum obatnya, membantu untuk meningkatkan imunitas tubuh yang lain, menyediakan makanan yang bergizi dan tentu suportif dalam hal psikologis sangat penting,” kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pemeriksaan Kondisi Lapanga...
Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.