Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Operasi Modifikasi Cuaca Dilakukan di Wilayah Jakarta dan Sekitarnya hingga 22 Januari

📅 Minggu, 18 Jan 2026, 08:02 WIB | Oleh:
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Operasi Modifikasi Cuaca Dilakukan di Wilayah Jakarta dan Sekitarnya hingga 22 Januari Doc: BPBD DKI
Ket. Operasi Modifikasi Cuaca dilaksanakan melalui kerja sama terpadu antara BPBD DKI, BMKG, serta TNI AU di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) sebagai upaya mitigasi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.

Dilaksanakan selama tujuh hari, mulai tanggal 16 hingga 22 Januari 2026, Operasi Modifikasi Cuaca dilaksanakan melalui kerja sama terpadu antara BPBD DKI Jakarta, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta TNI Angkatan Udara (TNI AU). Kegiatan dipusatkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

Pada pelaksanaan hari kedua, Sabtu (17/1), kegiatan penyemaian awan difokuskan pada wilayah perairan utara Pulau Jawa. Strategi ini bertujuan untuk meluruhkan awan hujan yang bergerak menuju daratan Jakarta dan sekitarnya, sehingga presipitasi dapat terkonsentrasi di wilayah perairan.

Total bahan semai yang digunakan pada hari kedua pelaksanaan OMC mencapai 2.400 kilogram Natrium Klorida (NaCl), dengan ketinggian terbang pesawat pada rentang 8.000 hingga 12.000 kaki.

Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI, Mohamad Yohan, menjelaskan bahwa fokus penyemaian di wilayah perairan merupakan langkah strategis untuk mengendalikan potensi hujan berintensitas sedang hingga lebat sebelum mencapai wilayah daratan.

“Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca hari kedua ini difokuskan di perairan utara Pulau Jawa untuk meluruhkan awan hujan yang berpotensi bergerak ke wilayah daratan Jakarta. Dengan demikian, diharapkan curah hujan dapat terkonsentrasi di perairan dan risiko genangan maupun banjir di wilayah DKI Jakarta dapat ditekan,” ujar Mohamad Yohan.

Ia mengatakan seluruh kegiatan OMC dilaksanakan berdasarkan hasil analisis meteorologi terkini dan pemantauan dinamika atmosfer secara berkelanjutan oleh BMKG.

BPBD DKI bersama BMKG dan TNI AU akan terus melakukan evaluasi dan koordinasi harian selama periode 16–22 Januari 2026 untuk menentukan lokasi dan waktu penyemaian awan yang paling efektif sesuai dinamika atmosfer.

BPBD DKI mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, serta berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan saluran air. 

Informasi terkini mengenai peringatan dini cuaca dan kondisi kebencanaan dapat diakses melalui layanan Jakarta Siaga 112, aplikasi JAKI, situs bpbd.jakarta.go.id, serta akun media sosial resmi @bpbddkijakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

27 Rumah Ikan Diboyong ke Kayu Pulau , Jayapura

34 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
27 Rumah Ikan Diboyong ke K...

Lokasi Durian Premium Tengah Disiapkan di Kabupaten Kaur

42 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Lokasi Durian Premium Tenga...
Olahraga
Tugas Berat Fajar/Fikri di ...
Nasional
Akademisi Berikan Apresiasi...

Raja Ampat Belajar Menanam Kakao

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Raja Ampat Belajar Menanam ...
Daerah
Perlu Kerja Sama Berbagai P...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Saatnya salah satu komoditi perkebunan andalan indonesia tembus ...
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...
  • Piala Dunia 2026: Kapten Timnas Spanyol Rodri Dinobatkan sebagai Pemain Terbaik
    Preview komentar:
Tugas Berat Fajar/Fikri di Final China Open, Mempertahankan Dua Prestasi

Tugas Berat Fajar/Fikri di Final China Open, Mempertahankan Dua Prestasi

26 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.