Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BPBD: Modifikasi Cuaca Bukan untuk Hentikan Hujan di Wilayah Jakarta

📅 Sabtu, 17 Jan 2026, 14:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPBD: Modifikasi Cuaca Bukan untuk Hentikan Hujan di Wilayah Jakarta Doc: BPBD DKI
Ket. Petugas BPBD DKI saat memasukkan bahan semai berupa garam atau NaCl untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Jakarta, Jumat (16/1/2026).

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menjelaskan bahwa tujuan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) bukan untuk menghentikan hujan di kota metropolitan ini.

“Kita tidak bisa menghentikan hujan. Kita hanya mengalihkan,” kata Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohammad Yohan saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (17/1).

Yohan memaparkan, pada saat OMC dilakukan, pesawat yang ditugaskan akan mengejar awan yang berada di atas laut. Kemudian proses penebaran garam baru dilakukan.

Seluruh proses tersebut telah diperhitungkan dengan baik bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Seperti kemarin yang kita sasar itu di Selat Sunda. Awan-awan yang berpotensi masuk ke wilayah Jawa Barat dan Jakarta, kita gugurkan di atas laut," katanya.

Sehingga, kata dia, tujuan penaburan garam di awan tersebut adalah agar hujan turun di atas laut dan tidak sampai ke daratan.

Yohan pun memastikan bahwa tidak ada dampak negatif terhadap alam yang akan terjadi dari proses OMC tersebut sebab semua dilakukan sesuai dengan aturan yang sudah diperhitungkan.

“OMC ini kan ilmu yang diturunkan sama Allah juga ya. Jadi, bukan melawan kehendak. Ada yang namanya hukum kekekalan energi, yang namanya hujan itu kan salah satu bentuk energi," katanya.

Energi itu hanya bisa dialihkan, bukan dihilangkan. "Jadi, kira-kira seperti itu. Kalau dibilang dampak apa, ya nggak ada dampak apa-apa," katanya.

Pada Jumat (16/1), BPBD DKI Jakarta telah melakukan OMC untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi dengan menyemai 1,6 ton garam (NaCl).

Pelaksanaan OMC akan dilakukan selama lima hari, mulai 16 hingga 20 Januari 2026 dan dilaksanakan secara terpadu bersama BMKG serta TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Kegiatan operasi dipusatkan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, dengan menggunakan pesawat CASA 212 A-2105 milik TNI AU.

Pada hari pertama, dilaksanakan dua sorti penerbangan dengan total bahan semai 1.600 kilogram (kg) garam atau Natrium Klorida (NaCl) yang disebarkan di wilayah perairan Selat Sunda untuk meluruhkan awan hujan yang bergerak menuju daratan sehingga presipitasi terkonsentrasi di perairan.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta, Isnawa Adji menyampaikan, sorti pertama dilaksanakan pada pukul 13.28–14.48 WIB. Pada sorti ini, sebanyak 800 kg NaCl disemai pada ketinggian terbang 8.000-12.000 kaki untuk mendukung pengendalian pertumbuhan awan hujan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.00...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.