Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Undiksha Kukuhkan Tiga Guru Besar sebagai Pelopor Perubahan dan Inovasi

📅 Jumat, 16 Jan 2026, 07:22 WIB | Oleh:
Undiksha Kukuhkan Tiga Guru Besar sebagai Pelopor Perubahan dan Inovasi Doc: antara foto
Ket. Pengukuhan guru besar Undiksha Bali.

BULELENG - Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Singaraja, Bali, Kamis (15/1), kembali menorehkan capaian akademik dengan mengukuhkan tiga guru besar dalam Sidang Terbuka Senat Undiksha.

Tiga guru besar yang dikukuhkan oleh Rektor Undiksha Prof. Dr. I Wayan Lasmawan, M.Pd tersebut, yakni Prof. Dr. I Komang Sudarma, S.Pd., M.Pd sebagai Guru Besar bidang Media dan Sumber Belajar Digital, Prof. Dr. I Made Sugiarta, M.Si sebagai Guru Besar bidang Pengembangan Instrumen Pembelajaran Matematika, serta Prof. Dr. I Putu Parwata, S.Si., M.Si sebagai Guru Besar bidang Biokimia. 

I Wayan Lasmawan dalam sambutannya menegaskan pengukuhan guru besar bukan sekadar bentuk pengakuan formal atas pencapaian karier akademik, melainkan juga amanah besar untuk menjadi pelopor perubahan, pemikir strategis, serta teladan dalam integritas dan inovasi.

“Jabatan guru besar adalah tanggung jawab moral dan intelektual. Para profesor diharapkan menjadi garda terdepan dalam memastikan Undiksha tidak hanya menjadi pelaku, tetapi juga trendsetter dalam pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Prof. Lasmawan. 

Lebih lanjut ditegaskan jumlah profesor bukanlah titik akhir, tetapi merupakan modal besar bagi Undiksha untuk meningkatkan daya saing dan eksistensi di kancah global.  

Di samping itu, di tengah era disrupsi yang ditandai oleh pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), peran guru besar menjadi semakin krusial. 

"Para profesor dituntut untuk membimbing generasi muda dalam menghadapi perubahan zaman, sekaligus memastikan nilai-nilai kemanusiaan tetap terjaga dan tidak tergantikan oleh mesin," kata dia.

Dalam konteks tersebut, Undiksha mengusung filosofi Tri Hita Karana dalam konsep Harmoni Pesaja yang berakar pada kearifan lokal Bali. 

Filosofi ini menekankan keseimbangan antara kemajuan teknologi dan pelestarian nilai kemanusiaan, antara kompetisi global dan kolaborasi lokal, serta pengembangan riset berdampak tinggi yang tetap berorientasi pada pengabdian kepada masyarakat.

"Para guru besar diharapkan menjadi bridge builder, penghubung antara teori dan aplikasi nyata, sehingga ilmu yang dikembangkan tidak berhenti di ruang akademik, tetapi memberi dampak langsung bagi kebutuhan masyarakat,” pungkas Lasmawan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kemenperin Perkuat Industri Otomotif Nasional lewat Peningkatan TKDN dan SNI
    Saya sangat sependapat dengan pandangan komprehensif Bapak Saleh ...
  • Pelumasan Sintetis Dorong Produktivitas dan Daya Saing Industri Plastik
    Informasi spesifik mengenai penghematan konsumsi energi hingga 10 ...
  • Kemenperin akan Gunakan Nilai Tambah untuk Ukur Kinerja Manufaktur
    Keberhasilan Indonesia menempati peringkat ke-12 dunia sekaligus memimpin ...
  • Kemenperin akan Arahkan Industri 2027 pada Hilirisasi dan Industri Hijau
    Prestasi Indonesia yang berhasil naik ke peringkat 12 ...
  • Pria tanpa identitas Tewas Tersengat Listrik saat Curi Kabel LRT
    Wajar sih kalau mati, justru aneh klo tidak ...
Advertisement
kai-expo-detail-sidebar
Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, P...

Panen raya durian Cengal Bogor

1.5 jam yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Panen raya durian Cengal Bogor
Olahraga
Beregu Bulu Tangkis Asian G...
Advertisement
Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

Bye-Bye Calo! Kemen ATR/BPN Pangkas Urus Peralihan Hak Tanah Cuma 10 Hari!

03 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.