Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kampung Adat Sade Dibangun Lagi Pascakebakaran, Warga Desa Laksanakan Tradisi Nyemulak

📅 Kamis, 03 Sep 2026, 10:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kampung Adat Sade Dibangun Lagi Pascakebakaran, Warga Desa Laksanakan Tradisi Nyemulak Doc: ANTARA
Ket. Warga saat melaksanakan tradisi Nyemulak atau pemasangan tiang pancang pembangunan Rumah Kampung Adat Sade Lombok Tengah Provinsi NTB di Lombok Tengah, Kamis (3/9/2026).

LOMBOK TENGAH - Kampung Adat Sade di Desa Rambitaan Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mulai dibangun kembali usai dilanda kebakaran.

Pembangunan kembali Rumah Adat Sasak dan Masjid Sade yang sebelumnya ludes terbakar dimulai dengan melaksanakan Tradisi Nyemulak (Tanam Tiang) oleh warga Kampung Adat Sade. 

"Bulan Maulid Nabi Muhammad ini merupakan yang terbaik, sehingga pembangunan rumah di kampung Adat Sade ini dimulai hari ini," kata Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri saat acara Nyemulak di Kampung Adat Sade di Lombok Tengah, Kamis (3/9).

Ia mengapresiasi para donatur yang telah mendukung rekonstruksi Kampung Adat Sade, sehingga masyarakat kembali pulih dan bisa melaksanakan aktivitas seperti sebelumnya.

"Kami berharap kepada masyarakat untuk terus mendukung rekonstruksi ini untuk kesejahteraan generasi penerus bangsa," katanya.

"Pelaksanaan rekonstruksi ini tetap dilaksanakan secara transparan dan sesuai ketentuan untuk kebaikan masyarakat," katanya.

Sementara itu Gubernur NTB Lalu M Iqbal mengatakan pemasangan tiang pancang pertama atau Nyemulak ini merupakan ikhtiar panjang dalam melakukan rekonstruksi Kampung Adat Sade .

"Dalam proses pembangunan ini harus tetap sabar," katanya.

Gubernur juga meminta supaya dibentuk satgas dan pembuatan rekening bersama dalam pengelolaan bantuan, agar transparan karena banyak yang ingin membantu proses rekonstruksi ini.

"Bantuan yang masuk dikumpulkan," katanya.

Ia juga meminta supaya pembangunan museum semi permanen supaya dipercepat sehingga masyarakat bisa beraktivitas kembali.

"Wisatawan yang datang bisa melihat bentuk Sade ini, karena proses rekonstruksi dimulai kawasan ini ditutup," katanya.

Ia juga menekankan supaya pembangunan Kampung Sade mengembalikan ke nilai awal, karena wisatawan datang ingin melihat bangunan yang bercerita tentang budaya masyarakat Sasak serta ritual yang ada di NTB.

"Proses pembangunan ini tidak boleh terburu-buru. Ini proyek pertama pelestarian budaya di NTB," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...

Putin Sebut Barat Sengaja Bikin 'Tirai Besi'

36 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Putin Sebut Barat Sengaja B...
Luar Negeri
Ethiopia Memanas Lagi, Bant...
Luar Negeri
Russia Tidak Tinggal Jika N...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.