Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Lewat Gelaran GATF 2026, Kemenpar Pacu Pergerakan Wisatawan Nusantara

📅 Selasa, 01 Sep 2026, 14:30 WIB | Oleh:
Lewat Gelaran GATF 2026, Kemenpar Pacu Pergerakan Wisatawan Nusantara Doc: Dok. Istimewa

JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mendukung penyelenggaraan Garuda Indonesia Travel Fair (GATF) 2026 dalam upaya memperkuat pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) dan menjadikan Indonesia sebagai pilihan utama destinasi perjalanan. 

Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini, mengatakan GATF 2026 yang berlangsung pada 28–30 Agustus 2026 di Jakarta Convention Center (JCC) memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mendapatkan inspirasi perjalanan sekaligus memanfaatkan beragam pilihan tiket dan konektivitas dari Garuda Indonesia, serta paket-paket wisata untuk menjelajahi destinasi di Indonesia.

"Wisatawan nusantara memiliki potensi yang sangat besar. Potensi ini perlu terus dioptimalkan agar semakin banyak masyarakat melakukan perjalanan dan mengenal keragaman destinasi di Indonesia,” kata Ni Made dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (1/9).

Perjalanan wisatawan nusantara memiliki efek berganda karena dapat turut menggerakkan sektor transportasi, akomodasi, kuliner, atraksi wisata, ekonomi kreatif, hingga UMKM di daerah tujuan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perjalanan wisatawan nusantara pada semester I 2026 mencapai 630,41 juta perjalanan atau tumbuh 2,71 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Pertumbuhan tersebut menunjukkan mobilitas masyarakat untuk melakukan perjalanan wisata di dalam negeri terus meningkat.

“Potensi ini perlu kita perkuat agar semakin banyak masyarakat memilih destinasi di Indonesia. Dengan demikian, manfaat ekonominya juga semakin besar dirasakan masyarakat di daerah,” ujar Ni Made.

Kementerian Pariwisata dalam GATF 2026 menghadirkan booth Wonderful Indonesia dengan tema "Terbang ke Destinasi Impian, DiIndonesiaAja". 

Diisi delapan seller yang telah terkurasi, yakni Selaras Jiwo Journey; PT. Flores Fantastic Tours;  Remen Jawi; Tanjung Lesung Resort; Antik Hospitality Service; Sejiva; Explorer.id dan Always Tour & Event Management; masyarakat diharapkan menemukan beragam pilihan perjalanan dan paket wisata untuk mewujudkan rencana liburan di berbagai destinasi Indonesia. 

Made mengatakan, konektivitas yang baik membuka akses menuju berbagai destinasi, sementara kesiapan produk dan layanan pariwisata mendorong pariwisata berkualitas dengan wisatawan yang tinggal lebih lama, kembali berkunjung, serta merekomendasikan pengalamannya kepada orang lain. 

Dalam konteks tersebut, GATF 2026 menjadi salah satu momentum kolaborasi untuk mempertemukan masyarakat dengan beragam pilihan perjalanan sekaligus mendorong semakin banyak masyarakat menjelajahi destinasi di Indonesia.
 
“Kemudahan konektivitas menjadi salah satu faktor penting agar masyarakat memiliki semakin banyak pilihan untuk mengunjungi berbagai destinasi pariwisata di Indonesia,” kata Ni Made.

Kementerian Pariwisata berkomitmen memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk menjaga momentum pertumbuhan pergerakan wisatawan nusantara dan memastikan sektor pariwisata terus memberikan kontribusi bagi perekonomian nasional serta kesejahteraan masyarakat.

“Harapannya, peningkatan perjalanan wisatawan nusantara tidak hanya membuat semakin banyak masyarakat mengenal Indonesia, tetapi juga meningkatkan perputaran ekonomi dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di berbagai destinasi,” ujar Made.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Timnas Indonesia Harus Mema...

Jenazah ABK KM Arupadhatu I Dikirim ke Jakarta

36 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Siapkan Pe...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.