Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Masuk Tiga Besar Ekspor dan Inves Ekraf

📅 Kamis, 15 Jan 2026, 05:05 WIB | Oleh:
Jakarta Masuk Tiga Besar Ekspor dan Inves Ekraf Doc: ANTARA/HO Kementerian Ekonomi Kreatif
Ket. Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) bekerja sama dengan Pemprov DKI meresmikan Tahilalats Station 2026 di Terowongan Kendal, Stasiun MRT Dukuh Atas, Jakarta, Rabu (14/1).

JAKARTA –Provinsi Jakarta menjadi salah satu dari tiga daerah dengan kontribusi terbesar nilai investasi dan ekspor sektor ekonomi kreatif nasional. “Berdasarkan data Badan Pusat Statistik Oktober 2025, realisasi investasi sektor ekonomi kreatif telah mencapai 97 persen dari target nasional sebesar 136 triliun. Jakarta masuk tiga besar,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, Rabu (14/1).

Dia juga menyampaikan capaian ekspor ekonomi kreatif nasional telah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Angkanya, dari target sebesar 26,4 miliar dollar AS terealisasi sampai 101 persen. Jakarta menjadi salah satu kontributor utama.

Selain investasi dan ekspor, sambung dia, sektor ekonomi kreatif juga menunjukkan kinerja positif dari sisi penyerapan tenaga kerja. Jumlah tenaga kerja ekonomi kreatif telah mencapai 27,4 juta. Angka ini melampaui target 2025 sebesar 25,5 juta. “Capaian ini menunjukkan ekonomi kreatif berpotensi menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional,” ujar Riefky.

Maka, dia mengapresiasi keseriusan Pemerintah Provinsi Jakarta dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif melalui berbagai kolaborasi kegiatan. Ada literasi, fesyen, hingga penguatan kekayaan intelektual (IP) lokal agar mampu bersaing di pasar global. Terlebih, dia menyebutkan, Jakarta akan menjadi tuan rumah World Conference on Creative EconomyOktober 2026.

Ini merupakan konferensi ekonomi kreatif terbesar dunia. Rencananya dihadiri perwakilan dari sekitar 50 negara. Menurut Riefky, penunjukan Jakarta sebagai tuan rumah kegiatan itu, sejalan dengan visi pemerintah daerah untuk menjadikan Jakarta sebagai kota global (global city). Ajang tersebut juga akan memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi kreatif dunia.

Sebelumnya, Indonesia pernah menjadi tuan rumah konferensi tersebut di Bali. Pada tahun ini, penyelenggaraan di Jakarta diharapkan dapat memperluas kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta pelaku industri kreatif nasional. “Kami ingin melahirkan local heroes dari 17 subsektor ekonomi kreatif. Setelah itu, kemudian mendorongnya menjadi national champion dan go global,” ungkap Riefky.

Pelatihan UMKM

Sementara itu, ada 53 pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) binaan Suku Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Sudin PPKUKM) Jakarta Barat mengikuti pelatihan untuk menembus pasar ritel modern. Pelatihan bertajuk “Level-Up: From Local to Retail-Ready Brands” itu berlokasi di Jalan Palmerah Barat, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Selasa.

“Kegiatan ini dalam rangka meningkatkan daya saing dan kesiapan pelaku UMKM Jakarta Barat untuk menembus pasar ritel modern,” ujar Kepala Sudin PPKUKM Jakarta Barat, Iqbal Idham Ramid. Dalam pelatihan tersebut, Sudin PPKUKM berkolaborasi dengan Tokio Marine melalui salah satu program sosial perusahaan,pengembangan ekonomi.

“Ada 53 pelaku UMKM binaan Sudin PKUKM Jakbar yang mengikuti kegiatan ini. Mereka berharap, produk-produknya bisa masuk pasar modern,” ujar Iqbal. Rangkaian pelatihan itu meliputi kegiatan talkshow, pembinaan finansial, workshop persiapan, dan sesi kurasi langsung oleh mitra ritel modern.

Pada sesi kurasi langsung, tiga peritel modern melakukan kurasi terhadap 53 produk UMKM. Penilaian mencakup kesiapan produk UMKM berdasarkan standar pasar ritel modern. “Persyaratan utama kurasi yang ditetapkan meliputi kepemilikan Nomor Induk Berusaha, Izin edar sesuai dengan ketentuan, keamanan produk dan perlindungan konsumen,” tutur Iqbal.

Dia menyebutkan komoditas yang dikurasi dalam kegiatan tersebut difokuskan pada sektor makanan kering, makanan beku, serta kesehatan dan kecantikan. Semua dinilai memiliki potensi pasar yang tinggi dan peluang pengembangan berkelanjutan di ritel modern.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Olahraga
Manchester United Siap Pinj...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.