Pemerintah Targetkan 500 Unit Sekolah Rakyat hingga 2029
📅 Selasa, 13 Jan 2026, 03:06 WIB | Oleh: Tim PenulisHadir dalam kegiatan peresmian tersebut, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Menko PM Muhaimin Iskandar, Menko PMK Pratikno, Menlu Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Mendikdasmen Abdul Mu’ti, Mendikti Brian, Menteri PU Doddy Hanggodo, Menkomdigi Meutya, Seskab Teddy Indra Wijaya, serta Panglima TNI dan Kapolri.
Turut hadir para gubernur dan bupati/wali kota dari sejumlah daerah yang menjadi tempat beroperasinya 166 Sekolah Rakyat.
Renovasi 60.000 Sekolah
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang juga Juru Bicara Presiden RI, menjelaskan pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan Sekolah Rakyat, karena pemerintah juga menargetkan merenovasi minimal 60.000 bangunan sekolah pada tahun 2026.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kemudian, Prasetyo melanjutkan pemerintah juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan guru, dan melengkapi sekolah-sekolah dengan peralatan belajar mengajar yang mutakhir, yaitu dengan mengirimkan papan tulis interaktif (IFP) ke sekolah-sekolah di berbagai daerah Indonesia.
“Di awal ide Sekolah Rakyat ini banyak pihak yang menyangsikan, tetapi kita terus berupaya, karena kita meyakini di satu sisi, sekolah-sekolah yang normal terus kita perbaiki. Tahun ini, kita targetkan akan kita renovasi minimal 60.000 sekolah,” kata Prasetyo menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin.
“Guru-guru juga terus kita perbaiki (kesejahteraannya). Fasilitas pembelajaran juga terus kita perbaiki, salah satunya dengan kita membagikan interactive (flat) panel ke seluruh sekolah,” sambung Prasetyo.
Sebaiknya Anda baca juga:
Prasetyo melanjutkan pada tahun 2025 pemerintah telah menyalurkan papan tulis pintar itu ke 288.000 sekolah di berbagai daerah Indonesia. Ant/S-2
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!