Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BGN: Guru dan Mahasiswa Perlu Terlibat Dalam Pendidikan Gizi

📅 Selasa, 13 Jan 2026, 15:36 WIB | Oleh:
BGN: Guru dan Mahasiswa Perlu Terlibat Dalam Pendidikan Gizi Doc: ANTARA/Lintang Budiyanti Prameswari.
Ket. Siswa SMKN 1 Jakarta menerima Makan Bergizi Gratis (MBG) di hari pertama program tersebut digulirkan kembali pada Kamis (8/1).

JAKARTA -- Badan Gizi Nasional (BGN) menilai guru dan mahasiswa perlu terlibat dalam pendidikan gizi di kampus maupun sekolah, terutama dengan hadirnya Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sehingga peserta didik dapat meningkat kesadarannya terkait pemenuhan nilai gizi masing-masing.

"Dengan memahami nilai gizi hidangan MBG, konsumsi makanan para siswa akan semakin optimal. Saya kemarin sudah bertemu dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), saya meminta agar di sekolah-sekolah nanti ada jam pelajaran gizi," kata Wakil Ketua BGN Nanik Sudaryati Deyang dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa.

Nanik berharap, melalui penambahan jam pelajaran tentang ilmu gizi, pengetahuan siswa menjadi meningkat, sehingga muncul pemahaman dan kesadaran tentang dampak pemenuhan gizi yang baik. Dengan munculnya kesadaran itu, siswa menjadi suka makan sayur, lauk, buah, dan susu, sehingga jumlah makanan yang terbuang bisa dikurangi.

Nanik juga menjelaskan tentang Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 28 Tahun 2025 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Pelaksanaan Program MBG. Tim Koordinasi yang terdiri dari 17 kementerian dan lembaga itu diketuai Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

“Jadi, berdasarkan Keppres, BGN tidak lagi bekerja sendiri dalam mengelola Program MBG, termasuk juga dalam upaya sosialisasi gizi dan pemenuhan gizi," ujar dia.

Menurutnya, jika selama ini pendidikan gizi dilaksanakan Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di sekolah-sekolah penerima manfaat secara berkala, maka nantinya para guru akan dilibatkan, bahkan mendapat peran utama dalam pemberian ilmu gizi di sekolah-sekolah mereka.

BGN juga akan menggelar kerja sama riset tentang berbagai aspek pelaksanaan MBG bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) yang akan melibatkan para pakar pangan, gizi, dan kesehatan masyarakat dari perguruan tinggi. BGN juga akan melibatkan para mahasiswa yang sedang melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) agar turut menjadi penyuluh gizi di daerah-daerah tujuan KKN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Perubahan Skor SPMB SMA/SMK Manusia Unggul Jalur Prestasi Non-Akademik Sesuai Data Riil.

Perubahan Skor SPMB SMA/SMK Manusia Unggul Jalur Prestasi Non-Akademik Sesuai Data Riil.

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.