Senyawa dari Jamur Buka Harapan Baru Terapi Kanker
📅 Senin, 12 Jan 2026, 06:48 WIB | Oleh: Haryo Brono“Pelajaran utama yang kami peroleh adalah bahwa waktu sangat menentukan. Kami harus mengubah secara signifikan urutan pembentukan ikatan,” kata Movassaghi, seperti dikutip dari Scitech Daily.
Sintesis verticillin A dimulai dari turunan asam amino yang disebut beta-hidroksitriptofan. Selanjutnya, para peneliti secara bertahap menambahkan berbagai gugus fungsi kimia—termasuk alkohol, keton, dan amida—dengan cara yang menjaga stereokimia tetap akurat.
Gugus fungsi yang mengandung dua ikatan karbon-sulfur serta ikatan disulfida diperkenalkan sejak tahap awal untuk membantu mengontrol stereokimia molekul. Namun, karena ikatan disulfida sangat sensitif, gugus ini harus “ditutupi” dan dilindungi dalam bentuk sepasang sulfida agar tidak rusak selama reaksi kimia berikutnya. Setelah proses dimerisasi selesai, gugus disulfida tersebut kemudian dipulihkan kembali.
“Dimerisasi ini sangat menonjol karena kompleksitas substrat yang digabungkan, dengan kepadatan gugus fungsi dan stereokimia yang luar biasa tinggi,” ujar Movassaghi.
Sebaiknya Anda baca juga:
Secara keseluruhan, sintesis verticillin A memerlukan 16 tahap, dimulai dari beta-hidroksitriptofan hingga menghasilkan molekul akhir. hay
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!