Patroli SAR di Pluit untuk Antisipasi Dampak Curah Hujan Tinggi
📅 Senin, 12 Jan 2026, 22:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Jakarta - Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya melakukan patroli "Search and Rescue" (SAR) sebagai langkah antisipasi dampak curah hujan tinggi serta potensi banjir kiriman dari Katulampa Bogor di Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.
Direktur Polairud Polda Metro Jaya Kombes Polisi Mustofa menyebutkan, patroli dilakukan untuk memastikan situasi tetap aman sekaligus memberikan rasa tenang kepada masyarakat.
“Personel kami melaksanakan kontrol di sekitar permukiman warga serta melakukan perondaan untuk memastikan kondisi tetap terkendali,” katanya dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Mustofa menjelaskan, sebanyak 10 personel Pencarian dan Pertolongan (SAR) Ditpolairud Polda Metro Jaya dikerahkan dalam kegiatan patroli tersebut.
Mereka juga dilengkapi satu unit perahu karet dan satu unit "skiff boat" untuk melakukan pemantauan di wilayah permukiman yang rawan terdampak banjir.
Sebaiknya Anda baca juga:
Selain patroli, Ditpolairud Polda Metro Jaya juga memberikan imbauan kepada warga agar meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi cuaca yang masih kurang bersahabat.
Hal itu sesuai dengan prakiraan BMKG yang menyebutkan potensi hujan masih cukup tinggi dalam beberapa hari ke depan.
“Warga kami minta tetap waspada dan segera melapor kepada petugas apabila terjadi peningkatan debit air atau situasi darurat. Tim SAR Ditpolairud siap siaga 1x24 jam,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Hingga patroli berlangsung, ketinggian air di kawasan Pluit terpantau masih relatif tinggi. Untuk itu, Tim SAR Ditpolairud Polda Metro Jaya tetap melakukan monitoring guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya banjir.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan sebanyak 20 ruas jalan di Jakarta Utara terendam banjir akibat curah hujan tinggi yang mengguyur daerah setempat sejak Senin pagi.
“Informasi banjir terkini hingga pukul 10.00 WIB, terdapat 20 ruas jalan dan dua RT yang terendam banjir,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Provinsi DKI Jakarta Mohamad Yohan di Jakarta, Senin.
Ke-20 ruas jalan itu tersebar di Kecamatan Koja, Tanjung Priok, Kelapa Gading dan Kecamatan Penjaringan
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!