Liverpool Waspada Kejutan Barnsley
📅 Senin, 12 Jan 2026, 07:05 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Paul ELLIS / AFP
LIVERPOOL - Liverpool kembali ke Anfield dengan misi kembali ke jalur kemenangan dan menghindari tersingkir cepat di Piala FA untuk musim kedua beruntun. Selasa (13/1) dini hari WIB, The Reds menjamu Barnsley di babak ketiga Piala FA. Ini laga yang di atas kertas timpang. Tetapi sarat peringatan setelah gelombang kejutan besar mewarnai kompetisi tertua di dunia tersebut.
Secara hierarki, laga ini tampak timpang. Liverpool berada di peringkat keempat klasemen Liga Inggris (Premier League). Sedangkan Barnsley terseok di posisi ke-17 League One (kasta ketiga). Selisih 57 tingkat dalam piramida sepak bola Inggris menjadi cermin perbedaan kualitas kedua tim. Namun, Piala FA dikenal sebagai ajang yang kerap mengabaikan logika dan reputasi.
Liverpool menjalani musim yang berliku. Setelah kalah adu penalti dari Crystal Palace di Community Shield, tim asuhan Arne Slot sempat tampil impresif dengan tujuh kemenangan beruntun di berbagai ajang. Namun, performa itu menyimpan kerentanan. Sejumlah kemenangan diraih lewat gol-gol telat, sebelum akhirnya laju mereka terhenti.
Kekalahan liga pertama dari Palace di pekan keenam menjadi awal periode sulit, di mana Liverpool hanya mencatatkan tiga kemenangan dari 12 laga di semua kompetisi. Slot kemudian perlahan menata ulang tim asuhannya. The Reds kini tak terkalahkan dalam 10 pertandingan terakhir, meski separuhnya berakhir imbang, termasuk tiga hasil seri beruntun jelang laga ini.
“Di Piala FA, yang paling berbahaya adalah cara kami mendekati pertandingan. Jika intensitas dan fokus turun sedikit saja, kualitas lawan menjadi tidak relevan. Kompetisi ini selalu memberi hukuman,” ujar Slot.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pernyataan itu berangkat dari pengalaman pahit. Musim lalu, Liverpool disingkirkan Plymouth Argyle 0-1 di babak keempat, salah satu kejutan terbesar turnamen. Musim ini, peringatan kembali datang setelah Crystal Palace, juara bertahan, tersingkir secara sensasional oleh klub kasta keenam, Macclesfield.
Barnsley tiba di Anfield dengan modal yang jauh dari ideal. Mereka baru mengoleksi delapan kemenangan dari 21 laga League One dan tanpa kemenangan dalam empat pertandingan terakhir. Rekor tandang juga lemah, hanya dua kemenangan dari 12 laga terakhir di luar kandang. Meski demikian, Barnsley masih menyimpan potensi perbaikan posisi karena memiliki sejumlah laga tunda.
Liverpool menghadapi laga ini dengan daftar cedera panjang. Alexander Isak, Conor Bradley, Giovanni Leoni, Hugo Ekitike, Stefan Bajcetic, dan Wataru Endo belum pulih. Sedangkan Mohamed Salah absen karena Piala Afrika. Kondisi ini membuka ruang rotasi, dengan pemain muda seperti Trey Nyoni, Rio Ngumoha, dan Calvin Ramsay berpeluang tampil sejak awal.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Rotasi bukan berarti menurunkan standar. Siapa pun yang bermain harus menunjukkan karakter dan tanggung jawab. Piala FA bukan tentang nama besar, tapi sikap di lapangan,” tegas Slot. “
Dengan dukungan Anfield dan kualitas skuad, Liverpool tetap menjadi favorit kuat. Namun di tengah gelombang kejutan yang sudah mengguncang kompetisi, The Reds paham bahwa satu momen lengah saja bisa mengubah segalanya.
Hasil Lain
Kejutan besar mewarnai babak ketiga Piala FA. Crystal Palace mencatatkan aib terbesar sepanjang sejarah kompetisi setelah kalah 1-2 dari Macclesfield, klub kasta keenam, meski datang sebagai juara bertahan.
Chelsea mengawali era baru bersama Liam Rosenior dengan kemenangan meyakinkan. The Blues membantai Charlton Athletic 5-1 lewat gol Jorrel Hato, Tosin Adarabioyo, Marc Guiu, Pedro Neto, dan Enzo Fernandez.
Tottenham kembali menelan kekecewaan setelah tersingkir 1-2 dari Aston Villa. Gol Emi Buendia dan Morgan Rogers membawa Villa melaju, sementara Spurs gagal memaksakan perpanjangan waktu.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!