Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Situasi Iran Makin Membara, Gelombang Protes Terus Meluas

📅 Minggu, 11 Jan 2026, 22:36 WIB | Oleh:
Situasi Iran Makin Membara, Gelombang Protes Terus Meluas Doc: AFP/Kamran/Middle East Images
Ket. Warga Iran berkumpul sambil memblokir jalan selama protes di Kermanshah, Iran.

MOSKOW - Presiden AS Donald Trump dikabarkan telah menerima paparan tentang berbagai opsi serangan terhadap Iran di tengah gelombang protes di negara itu.

Mengutip sejumlah pejabat senior AS, The New York Times (NYT) melaporkan bahwa Trump tengah mempertimbangkan secara serius opsi serangan tersebut tetapi belum mengambil keputusan final.

Menurut laporan RIA Novosti dari Moskow, Ahad, surat kabar AS itu menyebutkan bahwa opsi yang disampaikan kepada Trump mencakup serangan terhadap target non-militer di ibu kota Iran, Teheran.

Sebagian opsi melibatkan serangan terhadap aparat keamanan Iran yang menangani aksi protes. Namun, otoritas AS juga menyadari bahwa tindakan itu bisa berbalik arah dan memicu aksi balasan terhadap personel militer dan diplomat AS di Timur Tengah.

Seorang petinggi militer AS mengatakan kepada NYT, jika serangan ke Iran disetujui, para komandan di kawasan itu memerlukan waktu untuk menyiapkan pertahanan menghadapi kemungkinan serangan balasan.

Mengomentari laporan NYT itu, Gedung Putih merujuk pada pernyataan Trump sebelumnya yang memperingatkan otoritas Iran akan adanya konsekuensi jika ada demonstran yang tewas.

Pada Sabtu, ia menyatakan kesiapan AS untuk "membantu" Iran. Pada hari yang sama, Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan pada 1979, mengunggah video di platform X yang menyerukan pemogokan umum di Iran.

Pahlavi menyebut tujuan protes itu sebagai persiapan merebut serta menduduki jalan dan fasilitas strategis. Sebelumnya, ia juga meminta Trump melakukan intervensi di Iran.

Sejak 8 Januari, gelombang unjuk rasa di Iran meningkat menyusul seruan Pahlavi itu. Video di media sosial memperlihatkan demonstrasi besar-besaran yang meluas. Pada hari yang sama, akses internet di Iran dikabarkan putus.

Aksi protes tersebut bermula pada akhir Desember 2025 akibat merosotnya nilai mata uang lokal. Para demonstran menyoroti fluktuasi tajam kurs rial dan dampaknya terhadap harga grosir dan eceran. Video aksi protes di Teheran dan kota-kota lain beredar di media sosial.

Di tengah situasi itu, Gubernur Bank Sentral Iran Mohammad-Reza Farzin mengundurkan diri. Di sejumlah kota, aksi protes meningkat menjadi bentrokan dengan polisi dan diiringi seruan untuk menentang sistem politik yang berlaku.

Jumlah korban tewas akibat protes di Iran telah meningkat menjadi 65 orang, menurut laporan Kantor Berita Aktivis Hak Asasi Manusia Iran (HRANA) pada Sabtu (10/1). Ant/Sputnik/RIA Novosti

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.