Paus Leo XIV Kecam Militerisme untuk Capai Tujuan Diplomatik
📅 Minggu, 11 Jan 2026, 15:05 WIB | Oleh: Ilham SudrajatPaus Leo XIV mendesak segera diberlakukannya gencatan senjata di Ukraina. “Dialog jujur diperlukan untuk mencari jalan menuju perdamaian,” kata dia.
Ia menegaskan kesediaan Takhta Suci mendukung setiap inisiatif perdamaian internasional. Komunitas global diminta tidak goyah menghadapi konflik berkepanjangan.
Mengenai Tanah Suci, Paus mencatat krisis kemanusiaan tetap dialami warga sipil Gaza. Ia menekankan pentingnya menjamin masa depan perdamaian dan keadilan yang langgeng.
Paus Leo XIV menegaskan solusi dua negara tetap menjadi perspektif kelembagaan Vatikan. Solusi itu dinilai penting bagi aspirasi Palestina dan Israel.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga menyoroti meningkatnya kekerasan terhadap warga sipil Palestina di Tepi Barat. Menurut dia, warga Palestina berhak hidup damai di tanah mereka sendiri.
Paus menyebut serangan pemukim Israel dan proyek permukiman baru memperburuk situasi. Kondisi tersebut dinilai mengancam terwujudnya solusi dua negara.
Menurut Paus Leo XIV, prinsip larangan penggunaan kekerasan lintas batas pasca-Perang Dunia II terkikis. Kini perdamaian tidak lagi dipandang sebagai tujuan luhur bersama.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Perdamaian justru dicari melalui senjata untuk menegaskan kekuasaan,” ujar Paus.
Ia menilai kondisi itu mengancam supremasi hukum dan kehidupan sipil damai.
Paus Leo XIV menegaskan kecaman terhadap keterlibatan warga sipil dalam operasi militer. Ia menekankan martabat manusia harus diutamakan dibanding kepentingan nasional semata.
Selain isu perdamaian, Paus juga menyoroti tantangan serius yang dihadapi keluarga. Ia menyebut keluarga semakin terpinggirkan dalam sistem internasional.
Paus Leo XIV juga menyinggung meningkatnya keluarga rapuh dan kekerasan domestik. “Kenyataan ini semakin nyata dan menyakitkan,” kata dia.
Ia mendesak kerja sama global melawan polarisasi dan ketidakadilan. Paus menekankan pentingnya pembangunan manusia integral dan perdamaian berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!