Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prakiraan Cuaca Hari Ini, Jumat (9/1), BMKG: Banten, Jakarta, Bandung Berpotensi Diguyur Hujan Ringan

📅 Jumat, 09 Jan 2026, 08:35 WIB | Oleh:
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Jumat (9/1), BMKG: Banten, Jakarta, Bandung Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Doc: dok
Ket. Ilustrasi hujan ringan tengah mengguyur.

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan mayoritas kota-kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Jumat.

Dalam sistem peringatan dini cuaca BMKG, untuk wilayah Sumatera, kota-kota besar yang berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang yakni Aceh, Medan, Pekanbaru, Tanjung Pinang, Padang, dan Palembang

“Jambi, Bengkulu, Pekanbaru, Pangkal Pinang, dan Bandar Lampung diprakirakan hujan lebat disertai petir,” ujar Prakirawan BMKG Ina Indah dalam siaran yang diikuti dari Jakarta.

Hujan ringan hingga sedang juga berpotensi terjadi di Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan Banten. Adapun Surabaya berpotensi diguyur hujan lebat disertai kilat.

Di Pulau Kalimantan, Pontianak, Palangka Raya, dan Samarinda diprakirakan diguyur hujan ringan hingga sedang. Tanjung Selor dan Banjarmasin diprakirakan diguyur hujan lebat disertai kilat.

“Sementara Bali dan Mataram berpotensi diguyur hujan ringan. Kupang diprakirakan hujan lebat disertai kilat,” ujarnya.

Untuk di Pulau Sulawesi, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Mamuju, Makassar, Kendari, Palu, dan Gorontalo. Adapun Palu dan Manado berawan.

Berpindah ke wilayah paling timur, kota-kota seperti Ternate, Sorong, Nabire, Jayapura, Jayawijaya, dan Merauke diprakirakan diguyur hujan ringan hingga sedang. Sementara Manokwari dan Ambon diprakirakan berawan.

Di samping itu, BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi gelombang tinggi hingga mencapai enam meter di sejumlah perairan Indonesia, termasuk di wilayah Laut Natuna Utara.

Direktur Meteorologi Maritim BMKG, Eko Prasetyo di Jakarta, Rabu, melaporkan bahwa potensi gelombang laut tinggi tersebut diprakirakan terjadi pada periode 7 - 10 Januari 2026.

Tim Meteorologi BMKG mengonfirmasi kondisi tersebut dipengaruhi oleh keberadaan Siklon Tropis Jenna di Samudra Hindia barat daya serta Bibit Siklon Tropis 90W di Laut Filipina yang memicu peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang di perairan Indonesia.

BMKG mencatat pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari barat laut hingga timur laut dengan kecepatan 6-25 knot, sementara di wilayah selatan bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan yang relatif sama.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani menegaskan pengelolaan informasi yang andal, terintegrasi, dan berkelanjutan dari hulu ke hilir merupakan pilar utama dalam manajemen risiko bencana hidrometeorologi.

Informasi yang kuat dinilai menjadi fondasi penting dalam mendukung sistem peringatan dini, upaya mitigasi, hingga pengambilan keputusan kebencanaan yang efektif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.