Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ilmuwan: AI, Komputasi Kuantum, dan Riset Lintas Disiplin Akan Bentuk Ulang Sains

📅 Kamis, 08 Jan 2026, 01:00 WIB | Oleh:
Ilmuwan: AI, Komputasi Kuantum, dan Riset Lintas Disiplin Akan Bentuk Ulang Sains Doc: AFP/Roslan RAHMAN
Ket. Ketua National Research Foundation, Heng Swee Keat

SINGAPURA – Ketua National Research Foundation (NRF) Singapura, Heng Swee Keat, pada Selasa (6/1), mengatakan seiring dunia berada di tengah revolusi kecerdasan buatan (AI) dan kemampuan pembelajaran mesin, bidang penelitian dan inovasi juga akan terdampak secara mendasar.  

Dikutip dari The Straits Times, berbicara dalam upacara pembukaan Global Young Scientists Summit ke-14, ia memaparkan tiga tren utama yang akan membentuk masa depan sains.

Tren pertama adalah AI, yang menyediakan teknik dan perangkat dengan tingkat kecanggihan tinggi bagi para ilmuwan untuk diterapkan pada permasalahan ilmiah yang semakin kompleks dan sulit, ujarnya.

Namun, perkembangan tersebut juga menimbulkan kekhawatiran terkait etika, akuntabilitas, dan potensi penyalahgunaan.

“Para ilmuwan dan inovator harus bekerja sama dengan para pembuat kebijakan di seluruh dunia untuk mengembangkan dan menerapkan sistem AI secara etis dan bertanggung jawab,” kata Heng.

Tren kedua, lanjutnya, adalah kemajuan komputasi kuantum.

Teknologi ini serupa dengan komputasi tradisional, tetapi beroperasi pada suhu sangat rendah mendekati nol mutlak atau minus 273,15 derajat Celsius. Pada suhu tersebut, objek kuantum seperti elektron atau partikel cahaya dimanipulasi untuk menjalankan perhitungan matematis yang kompleks dan berada di luar jangkauan komputer konvensional.

“Komputasi kuantum berkembang dengan sangat cepat dan berada di ambang kemampuan untuk menyelesaikan persoalan komputasi yang sebelumnya tidak dapat dipecahkan—mulai dari simulasi sistem biologis yang kompleks hingga optimalisasi rantai pasok,” kata Heng.

“Namun, masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk membangun sistem kuantum yang dapat diskalakan, andal, dan tahan terhadap kesalahan.”

Tren ketiga yang ia soroti adalah semakin pentingnya riset lintas disiplin seiring tantangan yang dihadapi umat manusia kian kompleks dan membutuhkan keahlian dari berbagai bidang. Sebagai contoh, perubahan iklim memerlukan kombinasi ilmu lingkungan, teknik, ilmu data, dan analisis kebijakan.

“Di NRF, kami berkomitmen untuk mendorong kolaborasi lintas disiplin tersebut, karena kami meyakini solusi atas tantangan terbesar akan lahir dari pertemuan antara sains dan bidang pengetahuan lainnya.”

Hal ini sejalan dengan rencana Singapura untuk mengimplementasikan Research, Innovation and Enterprise (RIE) 2030, strategi lima tahunan berikutnya untuk memperkuat kemampuan riset nasional.

Infrastruktur Riset

Diumumkan pada Desember 2025, RIE2030 akan memiliki anggaran sebesar 37 miliar dollar Singapura, atau sekitar 1 persen dari produk domestik bruto negara tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Luar Negeri
Insiden Maut Chiang Rai: Te...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.