Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dua Kelompok Pelajar Tawuran pada Hari Kedua Masuk Sekolah di Otista, Bikin Warga Resah

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 18:12 WIB | Oleh:
Dua Kelompok Pelajar Tawuran pada Hari Kedua Masuk Sekolah di Otista, Bikin Warga Resah Doc: Dokumentasi warga
Ket. Aksi tawuran pelajar terjadi di Jakarta Timur.

JAKARTA - Aksi tawuran dari dua kelompok pelajar pecah di Jalan Otto Iskandar Dinata (Otista), Bidara Cina, Jakarta Timur, tepat hari kedua masuk sekolah setelah libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, pada Selasa (6/1) petang sekitar pukul 15.00 WIB.

"Tiba-tiba pelajar kumpul. Mereka manggil-manggil lawannya. Tidak lama lawannya datang lebih banyak," kata salah satu warga RT 02/RW 03 Bidara Cina, Abdullah (53) di Jatinegara, Jakarta Timur, Selasa.

Peristiwa itu disaksikan langsung oleh warga setempat yang sehari-hari berjualan helm di lokasi kejadian.

Abdullah menyebut, tawuran bermula ketika sekelompok pelajar berkumpul di depan gang dan memanggil kelompok lawannya. Dia memperkirakan jumlah pelajar yang terlibat mencapai puluhan orang. Beberapa di antaranya terlihat membawa senjata tajam maupun benda tumpul.

"Bawa senjata, macam-macam. Ada yang buat nimpuk, ada rantai gesper juga, rantai motor," ujarnya.

Menurut dia, para pelajar itu bukan merupakan warga sekitar. Setelah bentrok pecah, kelompok tersebut berpindah lokasi menuju arah Terminal Kampung Melayu.

Dia berharap, aparat keamanan dan pihak sekolah lebih sigap mencegah tawuran, apalagi tahun ajaran baru baru saja dimulai.

"Kalau bisa jangan nunggu tawuran dulu. Anak-anak nongkrong pada jam sekolah agar ditertibkan," kata dia.

Hingga kini belum ada laporan korban luka dari warga. Namun masyarakat meminta agar wilayah tersebut mendapat perhatian khusus karena rawan bentrokan pelajar.

"Harapannya ya harus ada yang ambil tindakan. Ya mungkin dari aparat kepolisian. Mungkin ada diadain operasi. Jadi, jangan tunggu sampai tawuran. Kalau bisa, ya saran saya, itu kalau jam sekolah, ada anak-anak nongkrong angkut," ucap Abdullah.

Warga lain yakni Abdul Hakim (72) mengungkapkan, aksi tawuran pelajar di wilayah tersebut kerap terjadi, terutama saat jam pulang sekolah.

"Biasanya mereka nongkrong dulu di warung, ngopi, ngerokok. Nanti kalau lawannya datang di seberang, mulai saut-sautan mulut lalu tawuran. Ini sudah sering," ucap Abdul.

Abdul mengaku resah karena para pelajar yang terlibat bukan warga setempat, sementara masyarakat sekitar harus menanggung dampaknya.

"Resah pasti. Kita juga tidak kenal siapa mereka," ujar Abdul. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.