Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Swiss Bekukan Seluruh Aset terkait Nicolas Maduro Usai Ditangkap AS

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 14:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Swiss Bekukan Seluruh Aset terkait Nicolas Maduro Usai Ditangkap AS  Doc: swissinfo.ch
Ket. Pemerintah Swiss membekukan seluruh aset milik mantan presiden Venezuela Nicolas Maduro yang disimpan di negara itu

JAKARTA - Dewan Federal Swiss, Senin (5/1) mengumumkan pembekuan semua aset terkait dengan Nicolas Maduro, presiden Venezuela yang ditangkap Amerika Serikat (AS) di Caracas, Sabtu (3/1).

"Dewan Federal hendak memastikan aset apapun yang diperoleh secara ilegal tak akan bisa ditransfer keluar dari Swiss dalam kondisi saat ini," kata dewan tersebut dalam sebuah pernyataan.

"Menurut UU Federal tentang Pembekuan dan Restitusi Aset Ilegal yang Dikuasai Orang yang Terpapar Politik Asing (FIAA), dengan ini diputuskan, sebagai langkah pencegahan, untuk membekukan semua aset di Swiss yang dikuasai Maduro dan orang-orang lain yang terasosiasi dengannya," ucap badan itu.

Dewan Federal Swiss menegaskan bahwa pembekuan aset tak berdampak pada anggota pemerintahan lain di Venezuela dan merupakan penambahan dari sanksi terhadap Venezuela yang berlaku sejak 2018 atas dasar UU Embargo.

"Pembekuan aset terbaru ini mengincar individu yang belum disanksi Swiss," kata Dewan Federal Swiss.

Dewan pemimpin kolektif Swiss itu mengatakan bahwa pembekuan aset tidak terkait dengan "alasan di belakang jatuhnya Maduro dari kekuasaan" dan "tidak pula mempertanyakan apakah kejatuhan dari kekuasaan tersebut berlangsung sesuai atau tidak sesuai dengan hukum internasional".

Badan itu menyampaikan bahwa faktor penentunya adalah "kejatuhan dari kekuasaan telah terjadi" dan "ada kemungkinan bahwa negara asal akan melakukan langkah hukum di masa mendatang terkait aset yang diperoleh secara ilegal".

"Apabila proses hukum di masa mendatang mengungkapkan bahwa dana tersebut diperoleh secara ilegal, Swiss akan berupaya memastikan dana tersebut akan bermanfaat bagi rakyat Venezuela," demikian pernyataan tersebut.

Dewan Federal Swiss menetapkan pembekuan aset tersebut berlaku serta-merta pada Senin dan tetap berlaku selama 4 tahun hingga ada keputusan selanjutnya.

Pada Sabtu (3/1), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan operasi militer AS berskala besar terhadap Venezuela berujung pada penangkapan Nicolas Maduro dan istrinya.

Ia bersumpah akan menegaskan kendali AS di Venezuela untuk sementara waktu, termasuk dengan mengerahkan personel militer AS apabila diperlukan.

Maduro dan istrinya, Cilia Flores, tiba di New York pada Sabtu malam dan ditahan di Metropolitan Detention Center, Brooklyn.

Keduanya menghadapi dakwaan federal di Amerika Serikat terkait perdagangan narkoba serta dugaan kerja sama dengan kelompok kriminal yang ditetapkan sebagai organisasi teroris. Maduro membantah seluruh tuduhan tersebut.

Sementara itu, sejumlah pejabat di ibu kota Venezuela, Caracas, menyerukan pembebasan pasangan tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...

Rival Jadi Mitra, Tiongkok-India Ubah Peta Asia

43 menit yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Rival Jadi Mitra, Tiongkok-...
Megapolitan
Bekasi Kejar Investasi Hing...
Nasional
Perlindungan Data UMKM Perl...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.