Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Tangerang Gandeng Perusahaan untuk Bursa Kerja Khusus SMK

📅 Selasa, 06 Jan 2026, 11:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Tangerang Gandeng Perusahaan untuk Bursa Kerja Khusus SMK Doc: ANTARA
Ket. Kegiatan wawancara oleh perusahaan kepada pelajar yang mengikuti program BKK.

TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, memperluas kerja sama dengan perusahaan dalam Program Bursa Kerja Khusus (BKK) di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) untuk penempatan lulusan langsung bekerja.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang Ujang Hendra Gunawan di Tangerang, Selasa (06/1), mengatakan saat ini sudah ada 116 BKK yang terbentuk dan semuanya telah memiliki kontribusi positif dalam penyaluran lulusan ke perusahaan.

Berdasarkan data, kata dia, pada 2025 ada 6.206 lulusan dari BKK yang telah diterima di perusahaan dan langsung bekerja. Hal ini menjadi solusi dalam menekan angka pengangguran terbuka.

"Program BKK telah berkontribusi besar dalam mengurangi angka pengangguran terbuka di Kota Tangerang. Maka itu kerja sama dengan perusahaan, kita perluas agar semakin banyak. Kesepakatan dengan perusahaan akan kita buat dalam waktu dekat," ujarnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang juga mendorong setiap BKK memiliki mutu pelatihan yang berkualitas untuk menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja di berbagai sektor industri yang relevan.

Sehingga perusahaan ketika membutuhkan tenaga kerja, kata dia, bisa langsung mengambil SDM yang sudah siap dan mendapatkan pelatihan sesuai kebutuhan.

“Kami terus mendorong BKK ke depannya dapat mencetak lulusan yang kompeten dan memiliki daya saing yang mumpuni di dunia industri," katanya.

Gubernur Banten Andra Soni mengatakan keterhubungan antara pendidikan dan dunia kerja harus menjadi fokus pembenahan pendidikan vokasi agar siswa SMK memiliki keterampilan sesuai kebutuhan industri.

Menurut Andra Soni, pengalaman lembaga pelatihan kerja mitra menjadi modal penting untuk memastikan lulusan SMK tidak hanya terserap pasar kerja domestik, tetapi juga mampu bersaing di pasar tenaga kerja internasional.

“Semoga upaya yang kita lakukan memberikan manfaat, khususnya untuk anak-anak didik di Banten,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten Jamaluddin menyatakan program kolaborasi BKK akan diperluas ke seluruh kabupaten/kota di Banten agar peluang kerja lulusan semakin terbuka lebar.

Ia berharap pendekatan sistematis melalui pelatihan, sertifikasi, dan rekrutmen terpadu, dapat berdampak pada penurunan angka pengangguran lulusan SMK.

“Mereka akan mempunyai peluang lebih besar untuk langsung bekerja setelah lulus sekolah. Tidak ada lagi anak-anak lulusan sekolah yang menganggur,” ucap Jamaluddin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.