Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dongkrak Angka Kelahiran, Tiongkok Naikkan Harga Kondom!

📅 Senin, 05 Jan 2026, 15:05 WIB | Oleh: Tim Penulis

Mereka berjanji dalam pertemuan kebijakan ekonomi penting pada bulan Desember untuk "mendukung pandangan positif tentang pernikahan dan melahirkan anak, dan berupaya menstabilkan jumlah kelahiran baru" pada tahun 2026, menurut stasiun televisi pemerintah CCTV.

Namun, pajak kontrasepsi itu sepele dibandingkan dengan biaya sebenarnya membesarkan anak di Tiongkok, salah satu negara termahal di dunia untuk membesarkan anak, kata Alfred Wu, profesor madya di Sekolah Kebijakan Publik Lee Kuan Yew di Singapura.

"Pasangan muda yang memutuskan apakah akan memiliki anak tidak menghitung apakah mereka mampu membayar biaya tambahan untuk kontrasepsi -- mereka bertanya apakah mereka mampu membesarkan anak sama sekali dalam lingkungan ketidakpastian ekonomi," kata Wu kepada AFP.

Mereka menghadapi hambatan nyata di Tiongkok, tambah Wu, seperti pasar kerja yang lemah, biaya perumahan yang "sangat mahal", budaya kerja yang penuh tekanan, dan diskriminasi di tempat kerja terhadap perempuan.

Seorang mahasiswi berusia 19 tahun bernama Du mengatakan di Beijing, ia merasa dampak dari kontrasepsi yang lebih mahal akan terbatas.

Untuk benar-benar meningkatkan angka kelahiran, perusahaan kecil harus terlebih dahulu menjamin manfaat seperti cuti menikah dan cuti melahirkan, kata Du.

Jika tidak, mungkin akan sulit meyakinkan pasangan untuk memiliki anak.

"Generasi muda saat ini... khawatir apakah mereka mampu memikul tanggung jawab sebagai orang tua," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.