Piala Afrika: Senegal Melaju ke Perempat Final, Mali Singkirkan Tunisia Lewat Adu Penalti
📅 Minggu, 04 Jan 2026, 06:42 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
CASABLANCA, MAROKO — Senegal memastikan langkah ke perempat final Piala Afrika (AFCON) setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menundukkan Sudan 3-1, Minggu (4/1) dini hari WIB. Di laga lain, Mali yang bermain dengan 10 orang sukses menyingkirkan Tunisia lewat drama adu penalti.
Pape Gueye menjadi bintang kemenangan Senegal dengan mencetak dua gol, mengukuhkan status tim berjuluk Les Lions de la Teranga sebagai salah satu favorit kuat juara. Senegal, juara AFCON 2022, dipandang sebagai ancaman terbesar bagi tuan rumah Maroko yang mengincar gelar pertama dalam 50 tahun.
Kekalahan Senegal sejatinya akan menjadi kejutan besar, mengingat Sudan berada hampir 100 peringkat di bawah mereka dalam ranking FIFA. Namun Sudan yang hanya untuk kedua kalinya lolos ke fase gugur sejak menjuarai AFCON pada tahun 1970, di tengah situasi negara yang dilanda perang saudara hampir tiga tahun terakhir, nyaris menciptakan sensasi.
Sudan unggul lebih dulu lewat gol indah Aamir Abdallah, pemain semi-profesional yang merumput di kasta kedua Australia bersama klub Melbourne, yang melepaskan tembakan melengkung di awal laga.
Meski demikian, Senegal merespons cepat. Pape Gueye, gelandang Villarreal, mencetak dua gol yang membawa timnya berbalik unggul sebelum jeda. Gol penyama kedudukan tercipta menjelang menit ke-30 berkat assist Sadio Mane, sebelum Gueye kembali mencatatkan namanya di papan skor pada masa injury time babak pertama untuk mengubah skor menjadi 2-1.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada menit ke-77, Senegal memastikan kemenangan. Remaja Paris Saint-Germain, Ibrahim Mbaye, yang masuk di kuarter akhir laga, memaksimalkan umpan panjang dan menaklukkan kiper Monged Abuzaid di tiang dekat untuk menjadikan skor 3-1.
Pelatih Pape Thiaw kembali melihat daya juang timnya, setelah sebelumnya Senegal juga bangkit dari ketertinggalan untuk menahan Republik Demokratik Kongo di fase grup.
“Kami sudah menunjukkan melawan Kongo bahwa kami mampu bangkit, dan itulah yang kami lakukan malam ini,” ujar Gueye.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Ini sangat berarti dan menunjukkan kuatnya semangat di dalam tim. Pertandingan ini sangat sulit, Sudan membuat kami menderita, tapi kami tetap fokus dan mencetak gol saat peluang datang.”
Di perempat final, Senegal akan tetap berada di Tangiers untuk menghadapi sesama wakil Afrika Barat, Mali, pada hari Jumat mendatang. Mali melaju setelah menang 3-2 lewat adu penalti atas Tunisia, usai bermain imbang 1-1 hingga waktu normal dan perpanjangan waktu di Stadion Mohammed V, Casablanca.
Mali berada dalam posisi sulit sejak menit ke-26 setelah bek kanan Woyo Coulibaly dikartu merah akibat pelanggaran keras terhadap Hannibal Mejbri. Tunisia sempat mengira tiket lolos sudah di tangan ketika Firas Chaouat mencetak gol sundulan pada menit ke-88.
Namun Mali selamat di menit ke-96 lewat penalti Lassine Sinayoko, yang diberikan setelah wasit menilai terjadi handball. Gol tersebut memaksa laga berlanjut ke extra time, meski tak ada tambahan gol di tengah hujan yang mengguyur stadion.
Dalam adu penalti, kapten Mali Yves Bissouma sempat gagal mengeksekusi tendangan pertama. Momentum kemudian berbalik setelah Ali Abdi gagal untuk Tunisia, sementara kiper Mali, Djigui Diarra, tampil heroik dengan menggagalkan penalti Elias Achouri dan Mohamed Ali Ben Romdhane.
El Bilal Toure akhirnya menjadi penentu kelolosan Mali. Penyerang Besiktas itu sukses mengeksekusi penalti penentuan, menebus kegagalannya di stadion yang sama saat fase grup.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!