Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkes Ungkap 87 Rumah Sakit di Sumatra Terdampak Bencana 

📅 Minggu, 04 Jan 2026, 21:03 WIB | Oleh:
Menkes Ungkap 87 Rumah Sakit di Sumatra Terdampak Bencana   Doc: Humas Kemenkes
Ket. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin

JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengatakan banjir dan longsor di Sumatra sangat berdampak terhadap layanan kesehatan masyarakat. Menurut dia, sebanyak 87 rumah sakit (RS) terdampak bencana tersebut, sembilan di antaranya sempat tidak beroperasi.

Selain itu, masih ada 867 puskesmas yang turut terdampak bencana di Sumatra. Bahkan, sebanyak 180 puskesmas di antaranya sempat tidak beroperasi.

Namun, Menkes memastikan proses pemulihan fasilitas kesehatan tersebut terus berjalan.

"Dalam waktu dua minggu, dengan bantuan semua pihak, seluruh rumah sakit terdampak sudah bisa beroperasi kembali," ujar dia, Minggu (4/1).

Sementara itu, lanjut Menkes, masih ada empat puskemas di Aceh yang masih dalam proses pemulihan. "Belum bisa beroperasi penuh karena kondisinya cukup berat dan lumpurnya masih tinggi," ucap dia.

Menkes mengakui tidak mudah untuk menjangkau daerah tempat fasilitas kesehatan yang terdampak bencana tersebut. Ada yang hanya bisa ditempuh dengan perahu, kendaraan khusus, atau sepeda motor trail dengan waktu tempuh hingga enam jam. 

Menkes juga menyoroti kondisi pengungsian yang masih menampung sekitar 300 ribu jiwa di lebih dari 1.000 titik pengungsian. Ini termasuk yang berada di 76 desa terpencil dengan akses yang sangat terbatas.

"Ini yang terus menjadi perhatian kami," ujar dia.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga telah mengerahkan dan merotasi sekitar 3.200 relawan untuk memastikan layanan kesehatan tetap berjalan.

Menkes juga mengapresiasi peran Palang Merah Indonesia (PMI) dalam pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana Sumatra. Dia menekankan pentingnya mengerahkan alat berat untuk memulihkan empat puskesmas yang masih terdampak bencana.

"Kolaborasi antara pemerintah, PMI, dan berbagai mitra sangat penting untuk mempercepat pemulihan layanan Kesehatan," ujar dia.

Jika tersedia alat berat kecil beserta operatornya, Menkes berharap dalam satu bulan ke depan puskesmas tersebut bisa kembali beroperasi.

Sementara itu, pemerintah terus memperkuat layanan dasar bagi masyarakat terdampak bencana di Provinsi Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara. Salah satunya dengan mengirimkan relawan kesehatan serta mempercepat pemulihan sektor pendidikan.

"Kami mengirimkan dokter umum, dokter spesialis, serta calon dokter yang tengah menjalani program internship ke wilayah terdampak," kata Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Tim Piala Dunia, Mampukan Brasil Juara Keenam Kalinya?

17 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Tim Piala Dunia, Mampukan B...
Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

40 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.