Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Sulut Hingga 7 Januari

📅 Sabtu, 03 Jan 2026, 22:20 WIB | Oleh:
BMKG Ingatkan Potensi Gelombang Tinggi di Sulut Hingga 7 Januari Doc: ANTARA/Karel A Polakitan
Ket. BMKG mengingatkan warga agar waspada dan berhati-hati.

MANADO -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan warga agar waspada dan berhati-hati terhadap potensi gelombang tinggi di wilayah perairan Sulawesi Utara (Sulut) hingga 7 Januari 2026.

"BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 2,5 meter di beberapa wilayah perairan Sulawesi Utara dan sekitarnya," kata Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Bitung Ricky D Aror di Manado, Sabtu.

Dia berharap warga memperhatikan tinggi gelombang dan kecepatan angin untuk keselamatan pelayaran, seperti perahu nelayan memperhatikan kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1,25 meter.

Kapal tongkang agar memperhatikan kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1,5 meter.

Sementara kapal Feri, kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2,5 meter.

Pada umumnya, angin dominan bertiup dari arah Barat hingga Utara dengan kecepatan rata-rata antara 6-15 knot.

Kecepatan angin tertinggi berpeluang terjadi di perairan Nusa Utara dan Laut Maluku yang dapat meningkatkan tinggi gelombang di wilayah tersebut.

Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di Laut Sulawesi, perairan Minahasa Utara, perairan Kepulauan Sangihe, perairan Kepulauan Talaud, perairan Kepulauan Sitaro, dan Laut Maluku.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Liburan di kebun binatang mini Taman Situ Cibinong Plaza Bogor

Liburan di kebun binatang mini Taman Situ Cibinong Plaza Bogor

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.