Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Zelenskyy Sebut Perdamaian Tinggal Selangkah, Ukraina Tak Mau Akhiri Perang dengan Kesepakatan Lemah

📅 Kamis, 01 Jan 2026, 18:10 WIB | Oleh:
Zelenskyy Sebut Perdamaian Tinggal Selangkah, Ukraina Tak Mau Akhiri Perang dengan Kesepakatan Lemah Doc: BBC

JAKARTA - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan bahwa perang antara Rusia dan Ukraina disebut tinggal selangkah lagi menuju akhir. Ia mengungkapkan bahwa proses menuju kesepakatan damai telah mencapai sekitar 90 persen, dengan 10 persen sisanya menjadi faktor penentu masa depan Ukraina dan stabilitas Eropa.

Pernyataan tersebut disampaikan Zelenskyy melalui pesan video di kanal Telegram pribadinya pada Rabu (31/12) malam. Menurutnya, sisa 10 persen itu bukan sekadar angka, melainkan bagian krusial yang akan menentukan apakah perdamaian benar-benar terwujud atau justru membuka jalan bagi konflik baru.

“Sepuluh persen masih tersisa. Dan itu jauh lebih dari sekadar angka. Itulah 10 persen yang akan menentukan nasib perdamaian, nasib Ukraina, dan Eropa,” ujar Zelenskyy.

Meski menyatakan keinginan kuat untuk mengakhiri perang, Zelenskyy menegaskan Ukraina tidak akan menerima kesepakatan yang rapuh atau mengorbankan kedaulatan negara. Ia menolak keras perjanjian yang hanya berpotensi menghentikan pertempuran sementara, tetapi menyisakan akar konflik di masa depan.

“Kami ingin perang berakhir, bukan Ukraina yang diakhiri,” tegasnya.

Zelenskyy juga mengakui dampak besar dari perang yang telah berlangsung hampir empat tahun. Ia menyebut rakyat Ukraina merasakan kelelahan akibat konflik berkepanjangan, namun tetap menunjukkan keteguhan dan ketahanan dalam mempertahankan negara.

Dalam pernyataannya, Zelenskyy memastikan dirinya tidak akan menandatangani perjanjian apa pun yang merugikan Ukraina atau sekadar menunda pertempuran. Ia memperingatkan bahwa kesepakatan yang lemah justru berisiko memicu perang baru di kemudian hari.

“Menandatangani kesepakatan yang lemah hanya akan menyulut perang,” katanya.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa seluruh upaya diplomatik yang tengah dilakukan saat ini difokuskan untuk mencapai perjanjian damai yang kuat dan berkelanjutan. Zelenskyy menyatakan tanda tangannya hanya akan dibubuhkan pada kesepakatan yang benar-benar menjamin masa depan Ukraina.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.